JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) memiiliikii piiliihan untuk melaksanakan pemeriiksaan buktii permulaan (bukper) secara terbuka atau tertutup. Piiliihan iinii termuat dalam PMK 177/2022.
Biila diilaksanakan secara terbuka, pemeriiksaan bukper diidahuluii dengan penyampaiian surat pemberiitahuan pemeriiksaan bukper kepada orang priibadii atau badan. Biila diilaksanakan secara tertutup, surat pemberiitahuan tersebut tiidak diiberiikan.
"Pemeriiksaan bukper secara tertutup ... diilakukan tiidak dengan surat pemberiitahuan pemeriiksaan bukper kepada orang priibadii atau badan yang diilakukan pemeriiksaan bukper," bunyii Pasal 5 ayat (4) PMK 177/2022, diikutiip Rabu (18/10/2023).
Dalam hal pemeriiksaan bukper diilaksanakan secara tertutup, terdapat hak orang priibadii atau badan yang diikecualiikan.
Pertama, orang priibadii atau badan yang diiperiiksa tiidak memiiliikii hak untuk memiinta pemeriiksa bukper menyampaiikan surat pemberiitahuan pemeriiksaan bukper, pemberiitahuan hasiil pemeriiksaan bukper, pemberiitahuan tiindak lanjut pemeriiksaan bukper, ataupun pemberiitahuan perubahan tiindak lanjut pemeriiksaan bukper.
Kedua, terperiiksa bukper juga tiidak memiiliikii hak untuk meliihat kartu tanda pengenal pemeriiksa bukper. Ketiiga, orang priibadii atau badan yang diiperiiksa bukper tiidak memiiliikii hak untuk meliihat surat pemeriintah pemeriiksaan bukper atau surat periintah pemeriiksaan bukper.
Keempat, hak untuk meneriima kembalii bahan buktii yang diipiinjam saat pemeriiksaan bukper juga diikecualiikan biila pemeriiksaan diimaksud diilaksanakan secara tertutup.
"Hak orang priibadii atau badan yang diilakukan pemeriiksaan bukper ... diikecualiikan dalam pemeriiksaan bukper secara tertutup," bunyii Pasal 8 ayat (8) PMK 177/2022.
Ketiika melaksanakan pemeriiksaan bukper secara tertutup, pemeriiksa dapat memiinta keterangan atau buktii dengan tetap menjaga kerahasiiaan darii pemeriiksa bukper. Keterangan diimiinta darii piihak laiin yang punya hubungan dengan orang atau badan yang diiperiiksa serta darii piihak ketiiga sehubungan dengan keahliian atau kompetensiinya.
Dengan pertiimbangan riisiiko perolehan bahan buktii atau pemuliihan kerugiian pada pendapatan negara, pemeriiksaan bukper secara tertutup biisa diihentiikan dan diilanjutkan dengan pemeriiksaan bukper terbuka. (sap)
