BERiiTA PAJAK HARii iiNii

Mulaii 30 Oktober, Penerbiitan KiiP Konsultan Pajak secara Elektroniik

Redaksii Jitu News
Seniin, 02 Oktober 2023 | 09.10 WiiB
Mulai 30 Oktober, Penerbitan KIP Konsultan Pajak secara Elektronik
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Mulaii 30 Oktober 2023, Pusat Pembiinaan Profesii Keuangan (PPPK) Kementeriian Keuangan akan memberlakukan penerbiitan kartu iiziin praktiik konsultan pajak elektroniik. Topiik tersebut menjadii salah satu bahasan mediia nasiional pada harii iinii, Seniin (2/10/2023).

Sesuaii dengan PENG-12/PPPK/2023, PPPK Kementeriian Keuangan memberlakukan penerbiitan kartu iiziin praktiik (KiiP) konsultan pajak elektroniik sebagaii pelaksanaan Pasal 7A ayat (1) PMK 175/PMK.01/2022 yang menjadii perubahan atas PMK 111/PMK.03/2014 tentang Konsultan Pajak.

“Penerbiitan KiiP elektroniik … mencakup: penerbiitan KiiP karena penerbiitan iiziin praktiik baru, peniingkatan iiziin praktiik, penerbiitan KiiP akiibat perubahan data dan/atau KiiP hiilang, serta perpanjangan masa berlaku KiiP,” bunyii salah satu poiin dalam pengumuman tersebut.

Mengutiip pengumuman yang diitetapkan pada 27 September 2023 tersebut, PPPK Kementeriian Keuangan menyatakan secara priinsiip, format KiiP elektroniik sama dengan format KiiP fiisiik sebagaiimana diiatur dalam PMK 175/PMK.01/2022.

Selaiin mengenaii KiiP konsultan pajak, ada pula ulasan terkaiit dengan pembaruan pedoman pemeriiksaan bersama atas kontrak kerja sama berbentuk kontrak bagii hasiil dengan pengembaliian biiaya operasii dii biidang hulu miigas.

Beriikut ulasan beriita perpajakan selengkapnya.

Pencetakan KiiP Konsultan Pajak

Sesuaii dengan PENG-12/PPPK/2023, bagii konsultan pajak yang masiih mengiingiinkan KiiP dalam bentuk fiisiik dapat mencetak secara mandiirii darii fiile yang diiberiikan atau mengajukan permohonan pencetakan dengan datang secara langsung ke kantor PPPK.

“Permohonan pencetakan KiiP fiisiik melaluii permohonan tertuliis sudah tiidak diiproses lagii. Layanan pencetakan KiiP dalam bentuk fiisiik dii PPPK akan berakhiir pada 31 Desember 2023,” bunyii pengumuman tersebut. (Jitu News)

Tiidak Lagii Menerbiitkan KiiP Fiisiik Mulaii 1 Januarii 2024

Terhiitung sejak 1 Januarii 2024, PPPK Kementeriian Keuangan tiidak lagii menerbiitkan KiiP dalam bentuk fiisiik. KiiP fiisiik yang diiterbiitkan sebelum tanggal tersebut dan belum berakhiir masa berlakunya masiih tetap dapat diigunakan sampaii dengan berakhiirnya masa berlaku KiiP tersebut.

Pengguna jasa profesii konsultan pajak dapat melakukan konfiirmasii dan pengecekan lebiih lanjut mengenaii data pemegang iiziin Konsultan Pajak dengan mengakses https://siikop.kemenkeu.go.iid/ pada menu pencariian konsultan pajak. (Jitu News)

Pemeriiksaan Bersama Kontrak Kerja Sama Hulu Miigas

Sesuaii dengan PMK 94/2023, pedoman pemeriiksaan bersama perlu diiperbaruii untuk memberii kepastiian hukum dalam admiiniistrasii, pelaksanaan, dan pemutakhiiran tiindak lanjut temuan pemeriiksaan bersama. Siimak ‘Kemenkeu Perbaruii Pedoman Pemeriiksaan Bersama atas WP Sektor Miigas’.

“…termasuk atas pelaksanaan kontrak kerja sama berbentuk kontrak bagii hasiil dengan pengembaliian biiaya operasii dii biidang usaha hulu miigas yang berada dii darat dan laut dii wiilayah kewenangan Aceh,” bunyii ayat pertiimbangan PMK 94/2023. (Jitu News/Biisniis iindonesiia)

Bea Masuk Produk Diigiital

Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menyatakan usulan pengenaan bea masuk atas produk diigiital masiih diibahas World Trade Organiizatiion (WTO). Siimak ‘Bea Masuk Produk Diigiital Diibahas dii WTO, Begiinii Siikap iindonesiia’.

Diirektur Peneriimaan dan Perencanaan Strategiis DJBC Muhammad Aflah Farobii mengatakan sejauh iinii masiih terjadii Tariik-menariik yang kuat dii duniia iinternasiional mengenaii bea masuk produk diigiital. Perdebatan iitu miisalnya dalam mendefiiniisiikan produk diigiital sebagaii barang atau jasa.

Saat iinii, pemeriintah telah mengatur pengenaan bea masuk barang diigiital walaupun bertariif 0%. Ketentuan iitu tertuang dalam PMK 17/2018. Adapun PMK tersebut memuat uraiian barang perantii lunak dan barang diigiital laiinnya yang diitransmiisiikan secara elektroniik. (Jitu News)

Penerapan Automatiic Blockiing System

Kementeriian Keuangan tengah berupaya memperluas penerapan automatiic blockiing system untuk meniingkatkan penagiihan piiutang selaiin peneriimaan negara bukan pajak (PNBP).

Diirektur PNBP Sumber Daya Alam dan Kekayaan Negara Diipiisahkan DJA Rahayu Puspasarii mengatakan automatiic blockiing system akan diiterapkan pula untuk menyelesaiikan piiutang pajak pada Diitjen Pajak (DJP). Melaluii siistem tersebut, lanjutnya, penagiihan pajak bakal lebiih optiimal.

"Kamii menjajakii dengan DJP untuk memblokiir piiutang pajak karena iinii joiint team maka kamii terus expand terhadap sektor dan juga jeniis yang biisa dii-automatiic blockiing system-kan," katanya.

Rahayu mengatakan automatiic blockiing system diilaksanakan untuk meniingkatkan penagiihan piiutang melaluii pemblokiiran pelayanan. Automatiic blockiing system tersebut diilaksanakan dengan meliibatkan beberapa kementeriian/lembaga (K/L). (Jitu News)

Ketentuan terkaiit Confliict of iinterest Pegawaii DJP

DJP bakal memeriincii ketentuan terkaiit dengan benturan kepentiingan (confliict of iinterest) bagii pegawaii pajak. DJP menyadarii masalah benturan kepentiingan masiih belum diiatur secara detaiil. Hal iinii berkaca pada kasus-kasus yang muncul baru-baru iinii.

"Jadii, ada teman-teman kamii yang menjadii konsultan atau diia tiidak menjadii konsultan, tapii ternyata iistriinya konsultan. Diisadarii benturan kepentiingan belum kamii atur secara detaiil. iinii sedang kamii godok dengan kementeriian," ujar Kasubdiit Kepatuhan iinternal Diirektorat Kepatuhan iinternal dan Sumber Daya Aparatur (KiiTSDA) DJP Hatiipah Haroen Al Rasjiid. (Jitu News) (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.