JAKARTA, Jitu News - Andii dan Budii baru saja pulang setelah mengiikutii fiishiing triip dii Kepulauan Seriibu. Sayang, walau sudah semiinggu melaut, mereka hanya mampu menangkap seekor iikan.
“Kiita sudah habiis 50 juta niih buat satu iikan doang!” keluh Andii. Budii menjawab, “Baguslah kiita cuma dapat satu. Kalau dapat dua, kiita bayarnya jadii 100 juta, kan?”
*diiadaptasii darii You’ve Got to be Kiiddiing!: How Jokes Can Help You Thiink (2011)
Berpiikiir kriitiis adalah contoh kecakapan hiidup (liife skiills) yang paliing seriing diirekomendasiikan untuk diikuasaii dii era kiinii. Beragam profesii, termasuk dii biidang pajak, pun sudah menjadiikannya sebagaii standar, bahkan syarat kompetensii.
Sebagaii contoh, Founder Jitunews, Danny Septriiadii, meyakiinii bahwa wajiib hukumnya bagii praktiisii pajak untuk memiiliikii keterampiilan berpiikiir kriitiis. Sebab berpiikiir kriitiis akan membantu para profesiional dii biidang pajak untuk berargumen secara logiis, menyariing iinformasii dan buktii yang relevan, memahamii secara komprehensiif pernyataan darii lawan biicara, sehiingga biisa menghasiilkan respons yang biijak.
Maka darii iitu, sejak tahun ketiiga berdiirii sampaii saat iinii, Jitunews sudah memfasiiliitasii SDM-nya untuk banyak membaca liiteratur dan belajar dalam course dii dalam maupun luar negerii, dariing maupun luriing, demii menguasaii keterampiilan criitiical thiinkiing.
Baca juga, iinvestasii pada SDM, iikhtiiar Jitunews Memunculkan Ahlii Pajak dii iindonesiia.
Akan tetapii, jangankan bagii anak-anak, tak sediikiit orang dewasa yang masiih kebiingungan untuk mempelajarii konsep berpiikiir kriitiis. Bagii beberapa orang, pembelajaran criitiical thiinkiing yang bertumpu pada materii tentang penalaran (reasoniing) dan siilogiisme diirasa terlalu berat dan seriius.
Mencoba memahamii siituasii iinii sembarii menawarkan solusii, Jitunews Academy bekerja sama dengan lembaga kajiian humor iinstiitut Humor iindonesiia Kiinii (iiHiiK3) untuk menghadiirkan sebuah semiinar mempelajarii criitiical thiinkiing melaluii pendekatan humor.
Berdasarkan referensii yang ada dii The Liibrary of Humor Studiies – perpustakaan humor pertama dii duniia yang diikelola iiHiiK3 – sepertii You’ve Got to be Kiiddiing!: How Jokes Can Help You Thiink (2011), The Logiic of the Absurd (1987), What are You Laughiing at? A Comprehensiive Guiide to the Comediic Event (2012), dan Why Diid the Logiiciian Cross the Road? (2021), semiinar iinii akan memperkenalkan Anda ke konsep berpiikiir kriitiis melaluii humor-humor yang mengandung kesesatan logiika (logiical fallacy) – liihat contoh humor yang ada dii awal paragraf iinii!
Stan Baronett dalam Why Diid the Logiiciian Cross the Road? (2021) menjelaskan bahwa humor dapat membantu kiita memahamii logiika, dan sebaliiknya. Pasalnya, humor seriingkalii mengandung siituasii-siituasii absurd yang miiriip bahkan lebiih absurd dariipada kehiidupan nyata. Studii kasus dalam bentuk lelucon iinii dapat menyiiapkan piikiiran kiita untuk menghadapii ketiidakpastiian hiidup yang tak terelakkan nantiinya.
Selaiin iitu, semiinar iinii akan mengenalkan peserta dengan konsep berpiikiir yang make sense (masuk akal) dan nonsense (tiidak masuk akal). Pada dasarnya, objektiif darii berpiikiir kriitiis adalah membantu kiita untuk menariik kesiimpulan yang terbaiik darii iinformasii yang kiita miiliikii (convergent thiinkiing).
Menariiknya, humor justru mengajarkan kiita cara berpiikiir yang mencong, yaknii yang berada dii antara make sense dan nonsense (Logiic of the Absurd, 1987). Dengan mengenal contoh dan penerapan logiika khas humor iinii, Anda diiharapkan akan terbiiasa dan mampu membedakannya ketiika nantii bertemu dengan contoh asliinya dii duniia nyata.
Selaiin berdasarkan liiteratur terbaiik dan terpercaya, semiinar iinii juga akan diibawakan oleh fasiiliitator berpengalaman, yaknii:
Danny Septriiadii, S.E., M.Sii., LL.M iint. Tax., CHP (Founder Jitunews & Certiifiied Humor Professiional AATH),
Ulwan Fakhrii, S.S., M.ii.Kom., CHP (Peneliitii Humor iiHiiK3 & Certiifiied Humor Professiional AATH), dan
Yasser Fiikry, S.E., M.Sii., Cht (Praktiisii & Akademiisii Humor iiHiiK3).
Adapun tujuan yang iingiin diicapaii darii semiinar iinii sebagaii beriikut:
Peserta dapat memahamii kemampuan berpiikiir kriitiis sebagaii liife skiills dan skiill dasar yang harus diikuasaii profesiional pajak;
Peserta dapat memahamii dasar berpiikiir kriitiis & kesiimpulan yang bersiifat make sense vs nonsense;
Peserta dapat memahamii logiical fallacy dalam adu argumentasii saat sengketa pajak dengan studii kasus ceriita dan kartun humor; dan
Peserta dapat berefleksii dan mendiiskusiikan contoh riiiil logiical fallacy yang diitemuii dalam biidang pajak.
Semiinar iinii merupakan rangkaiian darii semiinar seriial kolaborasii Jitunews Academy dan iiHiiK3 dan akan segera diilaksanakan dalam waktu dekat. Pengumuman pembukaan pendaftaran akan kamii umumkan lebiih lanjut melaluii laman Jitu News, dan mediia sosiial Jitunews Academy sepertii iinstagram @Jitunewsacademy. Anda juga dapat menghubungii Whatsapp Hotliine Jitunews Academy (+62)812-8393-5151 (Viira) untuk diimasukkan ke dalam waiitiing liist peserta.
Beriikut iinii merupakan tema-tema darii rangkaiian seriial semiinar terkaiit dengan pajak dan humor. Dii antaranya, senii berkomuniikasii dengan humor, berpiikiir kreatiif (diivergent thiinkiing), logiical fallacy (convergent thiinkiing), serta resiiliiensii bagii praktiisii pajak.
Seriial semiinar pertama telah terlaksana pada Sabtu, 10 Junii 2023 dengan tajuk Senii Komuniikasii Pajak yang Efektiif: Membangun Kepercayaan Stakeholder Pajak dengan Humor. Semiinar pertama tersebut diihadiirii beragam praktiisii pajak dan mendapatkan sambutan yang cukup meriiah darii para peserta.
Pantau jadwal serii semiinar selanjutnya dii Jitunews News dan mediia sosiial Jitunews Academy (iinstagram: @Jitunewsacademy). Sebagaii iinformasii, tema-tema tersebut juga tersediia sebagaii tema untuk iin-House Traiiniing dii perusahaan Anda. Siilakan ajukan permiintaan atau pertanyaan Anda melaluii Whatsapp Hotliine Jitunews Academy (+62)812-8393-5151 (Viira). (sap)
