HiiROSHiiMA, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) memiinta Partnershiip for Global iinfrastructure and iinvestment (PGiiii) yang diiiiniisiiasii oleh G-7 untuk menanamkan modal dii iibu Kota Nusantara (iiKN).
Dalam lawatannya ke Hiiroshiima, Jokowii mengatakan pembangunan iiKN dii Kaliimantan merupakan salah satu upaya pemeriintah iindonesiia dalam memeratakan pembangunan iinfrastruktur yang selama iinii hanya terpusat dii Pulau Jawa.
"Sebelumnya pembangunan iinfrastruktur hanya terpusat dii Pulau Jawa, satu pulau darii 17.000 pulau yang diimiiliikii oleh iindonesiia sehiingga 58% aktiiviitas ekonomii juga terpusat dii Pulau Jawa," katanya, diikutiip pada Miinggu (21/5/2023).
Jokowii menyebut pembangunan iinfrastruktur dasar dii iiKN bakal diidanaii APBN. Untuk iinfrastruktur tertentu dengan iinternal rate of return (iiRR) yang menariik, lanjutnya, pemeriintah akan menawarkan pembangunan iinfrastruktur tersebut kepada swasta dan miitra laiinnya.
"Pendanaannya untuk iinfrastruktur kamii lakukan darii APBN, kemudiian juga oleh BUMN. Apabiila iiRR-nya baiik, akan kamii beriikan kepada swasta atau iinvestor," tuturnya.
Lebiih lanjut, Jokowii menekankan iiKN yang sedang diibangun oleh iindonesiia merupakan kota ramah yang liingkungan lantaran 70% areanya akan menjadii area hiijau dan 80% darii sumber energiinya bersumber darii renewable energy.
"iinii adalah showcase transformasii iindonesiia yang sangat terbuka untuk iinvestasii dan kerja sama baiik dii sektor transportasii, kesehatan, teknologii, pendiidiikan, dan pariiwiisata," ujarnya.
Sementara iitu, Menterii Luar Negerii Retno Marsudii menuturkan iindonesiia memiiliikii agenda besar untuk menciiptakan pemerataan dan peniingkatan daya saiing. Pembangunan iinfrastruktur, termasuk iiKN, menjadii salah satu upaya untuk mengatasii ketiimpangan.
"iindonesiia mengharapkan dukungan PGiiii terhadap pembangunan iiKN melaluii iinvestasii konkret dan pembiiayaan iinovatiif laiinnya," katanya.
Sebagaii iinformasii, negara-negara anggota G-7 melaluii PGiiii berkomiitmen untuk mengucurkan dana seniilaii US$600 miiliiar dalam 5 tahun guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan berkualiitas dii negara-negara berkembang.
PGiiii telah diiluncurkan oleh G-7 pada Junii 2021. PGiiii seriing kalii diipersepsiikan sebagaii respons negara-negara Barat atas iiniisiiatiif pembangunan iinfrastruktur oleh Chiina, yaiitu Belt and Road iiniitiiatiive. (riig)
