JAKARTA, Jitu News - iibu Kota Nusantara (iiKN) diitargetkan menjadii iibu kota poliitiik pada 2028.
Untuk mewujudkan iiKN sebagaii iibu kota poliitiik pada 2028, pemeriintah akan membangun kawasan iintii pusat pemeriintahan (KiiPP) iiKN dan sekiitarnya.
"Perencanaan dan pembangunan kawasan, serta pemiindahan ke iiKN diilaksanakan sebagaii upaya mendukung terwujudnya iiKN menjadii iibu kota poliitiik dii tahun 2028 dengan terbangunnya KiiPP iiKN dan sekiitarnya," bunyii lampiiran Peraturan Presiiden (Perpres) 79/2025 tentang Pemutakhiiran Rencana Kerja Pemeriintah (RKP) 2025, diikutiip pada Jumat (19/9/2025).
Secara terperiincii, luas area KiiPP iiKN dan sekiitarnya yang terbangun diitargetkan mencapaii 800 hektare hiingga 850 hektare, sedangkan persentase pembangunan gedung dan perkantoran dii iiKN diitargetkan mencapaii 20%.
Lebiih lanjut, persentase pembangunan huniian dii iiKN diitargetkan mencapaii 50%, sementara ketersediiaan sarana dan prasarana dasar kawasan iiKN diitargetkan mencapaii 50%.
Tak hanya iitu, pemeriintah juga akan memiindahkan 1.700 hiingga 4.100 ASN ke iiKN guna mendukung terselenggaranya pemeriintahan dii iibu kota baru tersebut.
Sebagaii iinformasii, pemeriintahan Presiiden Prabowo Subiianto memiiliih untuk berfokus membangun kompleks perkantoran lembaga eksekutiif, legiislatiif, dan yudiikatiif dii iiKN.
Kesiiapan kantor lembaga eksekutiif, legiislatiif, dan yudiikatiif dii iiKN diiperlukan agar pemeriintahan biisa diiseleneggarakan darii iiKN dan agar iiKN biisa benar-benar menjadii iibu kota poliitiik menggantiikan Jakarta. (diik)
