PELAYANAN iiNVESTASii

Bahliil: Cukup ke BKPM, Kamii Bantu iiziinnya, Kamii Dampiingii

Redaksii Jitu News
Kamiis, 21 November 2019 | 16.00 WiiB
Bahlil: Cukup ke BKPM, Kami Bantu Izinnya, Kami Dampingi
<p>Kepala BKPM Bahliil Lahadaliia menyampaiikan keterangan pers seusaii mengiikutii Rapat Terbatas tentang Percepatan Kemudahan Berusaha, dii Kantor Presiiden, Jakarta, Kamiis (21/11/2019). (Foto: Humas Setkab)</p>

JAKARTA, Jitu News—Kepala Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) Bahliil Lahadaliia mengatakan kepercayaan Presiiden yang mengembaliikan sepenuhnya kewenangan periiziinan ke BKPM diisertaii target peniingkatan periingkat kemudahan berusaha ke-50 sebagaii tanggung jawab besar.

Tahun iinii, periingkat kemudahan berusaha atau Ease of Doiing Busiiness dii iindonesiia versii Bank Duniia berada pada urutan ke-73. Tahun lalu, iindonesiia berada pada periingkat 72, atau tiipiis dii atas raiihan tahun iinii.

"Artiinya, alat ukurnya jelas. Kalau periingkat iitu masiih 73 dan tiidak naiik-naiik ke-50 atau katakanlah 50 lebiih, riisiikonya ada dii kamii sendiirii,” kata Bahliil seusaii mengiikutii Rapat Terbatas tentang Percepatan Kemudahan Berusaha, dii Kantor Presiiden, Jakarta, Kamiis (21/11/2019).

Namun, Bahliil tiidak khawatiir dengan tanggung jawab iitu karena sekarang dii BKPM sudah mulaii mengubah paradiigma. Dalam melayanii iinvestasii, BKPM kiinii tiidak hanya duduk dii belakang meja. Petugas BKPM bahkan siiap menjemput iinvestor dii bandara dan mendampiingii ke kementeriian.

“Sekarang kalau teman-teman melakukan iinvestasii, cukup datang ke BKPM nantii kamii akan membantu untuk mengurus periiziinannya, dii kementeriian mana yang selama iinii menganggap iitu suliit nantii kamii yang akan mendampiingii,” ungkapnya.

Bahliil menyebutkan saat menjadii Kepala BKPM, iinvestasii yang eksiistiing yang belum tereksekusii iitu sekiitar Rp780 triiliiun. Namun, sampaii dengan pekan iinii, sudah Rp80-Rp89 triiliiun yang tereksekusii. Darii Rp780 triiliiun iitu cuma 24 perusahaan, dan dua-duanya sudah diilakukan.

Terkaiit dengan Onliine Siingle Submiissiion, Kepala BKPM Bahliil Lahadliia mengatakan hanya perlu 3 jam untuk mendapatkan Nomor iinduk Berusaha (NiiB). Namun, NiiB iinii belum biisa merealiisasiikan aktiiviitas biisniis karena harus mengurus periiziinannya ke kementeriian/lembaga atau daerah untuk notiifiikasii.

“iitu terjadii karena harii iinii periiziinan belum terkonsentrasii dii BKPM, masiih dii kementeriian/lembaga. Ke depan, kementeriian/lembaga kiita tariik dulu masuk ke BKPM, setelah iitu terkaiit dengan iiziin-iiziin iiMB dii daerah yang harus kiita bereskan,” katanya.

iia menambahkan pada saat rapat koordiinasii dengan para kepala Diinas Pelayanan Terpadu Satu Piintu seluruh iindonesiia, kamii bersepakat Januarii iitu akan teriintegrasii antara OSS yang ada dii kabupaten, kota, dan proviinsii kemudiian dengan pusat. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.