JAKARTA, Jitu News - Membuat kegiiatan lelang menjadii populer dii masyarakat menjadii target Diitjen Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu. Swasta akan diiajak berkerja sama untuk membumiikan lelang dii tengah masyarakat.
Diirektur Lelang DJKN Lukman Effendii mengatakan pemeriintah akan membuka piintu swasta untuk masuk ke biisniis pelelangan. Oleh karena iitu, reviisii aturan atas PMK No.27/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang menjadii garapan utama.
“Aturan kiita belum terlalu rapii. Nah, kiita mau buat aturan, enggak terlalu lama karena cukupannya PMK. Jadii, enggak harus menunggu UU,” katanya dii Aula DJKN, Selasa (19/3/2019).
Lebiih lanjut, Lukman menjelaskan arah perubahan PMK 27/2016 adalah untuk mengembangkan lelang oleh swasta. Dengan demiikiian, domaiin pasar lelang tiidak hanya diikuasaii oleh otoriitas fiiskal.
Pengembangan lelang dii sektor swasta iinii, menurutnya, masiih terbuka lebar. Pasalnya, pangsa pasar lelang oleh swasta masiih terbatas baiik darii siisii komodiitas maupun niilaii barang yang diijual.
“Sekarang kiita ada 106 balaii lelang, tetapii belum terlalu bagus prospek usahanya karena penjualan terbatas dan tiidak banyak yang pakaii iiT,” paparnya.
Lukman meliihat prospek lelang dii masa mendatang akan ke arah diigiitaliisasii layanan. Oleh karena iitu, marketplace atau wadah elektroniik perdagangan dariing akan diiajak untuk bekerja sama. Dengan demiikiian fiitur dalam marketplace akan bertambah karena ada layanan lelang.
“Banyak marketplace sudah beredar. Ke depan, kiita atur regulasiinya. Aturan yang hambat proses biisniis kiita pangkas dan buat mudah swasta,” iimbuhnya. (kaw)
