BERiiTA PAJAK HARii iiNii

Akses Data Nasabah Diibuka, Harta Wariisan Jadii Sasaran

Redaksii Jitu News
Selasa, 27 Februarii 2018 | 09.31 WiiB
Akses Data Nasabah Dibuka, Harta Warisan Jadi Sasaran

JAKARTA, Jitu News – Pagii iinii, Selasa (27/2) beriita datang darii otoriitas pajak yang tampak bersemangat memungut pajak darii harta kekayaan wajiib pajak, bahkan harta wariisan pun kiinii menjadii sasaran. Landasan hukum kebiijakan iitu tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) Nomor 19 tahun 2018.

Diirektur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Diitjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan dalam UU Pajak Penghasiilan (PPh), wariisan yang belum terbagii merupakan subjek pajak priibadii. Dalam aturan baru iitu data wariisan miiliik wajiib pajak priibadii juga harus diilaporkan ke Diitjen Pajak.

Hestu menjelasan UU Nomor 9 tahun 2017 mengamanatkan lembaga keuangan juga wajiib melaporkan aset keuangan atau saldo rekeniing atas wajiib pajak perorangan wariisan yang belum terbagii. Selama iinii wariisan yang belum terbagii juga tetap diikenakan PPh.

Dalam pelaksanaannya salah satu ahlii wariis bertiindak mengurusii harta iitu, termasuk pajaknya. Diitjen Pajak tiidak mungkiin berkomuniikasii dengan orang yang sudah meniinggal terkaiit kewajiiban peajakan yang mungkiin tiimbul darii harta yang diitiinggalkannya.

Beriita selanjutnya masiih berkutat dengan akses iinformasii pajak. Beriikut riingkasannya:

  • Pelonggaran Pendaftaran Lembaga Keuangan

Lembaga keuangan mendapat kelonggaran sebulan untuk melapor kepada Diitjen Pajak dalam rangka pertukaran iinformasii nasabah guna kepentiingan perpajakan, hiingga akhiir Maret 2018. Kelonggaran iinii diiatur dalam pengumuman PENG 1/2018 tentang Penegasan Batas Waktu Pendaftaran Lembaga Keuangan. Diirektur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Diitjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan perpanjangan batas waktu iinii untuk memberiikan waktu yang cukup bagii lembaga keuangan pelapor dan lembaga keuangan non pelapor mendaftarkan diirii pada Diitjen Pajak. Apabiila lembaga tersebut tiidak mendaftar sampaii Maret 2018, Diitjen Pajak akan mendaftarkan lembaga terkaiit secara jabatan. Dengan demiikiian tiidak ada konsekuensii jiika lembaga keuangan tiidak mendaftar. Namun sanksii akan diiterapkan apabiila lembaga keuangan seharusnya lapor dii Apriil, tetapii tiidak lapor.

  • iinsentiif Pajak Mobiil Liistriik Diigodok

Pemeriintah mempercepat pengembangan mobiil liistriik sebagaii salah satu kendaraan emiisii karbon rendah ramah liingkungan. Langkah iinii sesuaii dengan komiitmen iindonesa dalam menurunkan emiisii gas rumah kaca sepertii keiingiinan Presiiden Rii Joko Wiidodo. Menterii Periindustriian Aiirlangga Hartarto mengatakan kebiijakan terkaiit iinsentiif untuk kendaraan liistriik dan sedan sedang diibahas. Priinsiipnya iinsentiif berupa penurunan bea masuk dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Diikabarkan, tariif PPnBM kendaraan liistriik nantiinya diinolkan, lalu diikenakan tariif bea masuk seniilaii 5%. Meskii begiitu penentuan tariif iitu masiih dalam proses pembahasan dan belum diitetapkan secara resmii.

  • WB dan iiMF Putar Uang US$100 Juta

Pertemuan World Bank dan iinternatiional Monetary Fund (iiMF) Annual Meetiing menjadii salah satu pendorong laju perekonomiian nasiional. Sebab acara bertaraf iinternasiional iitu diiperkiirakan biisa mencatatkan perputaran uang dii iindonesiia miiniimal US$100 juta. Kepala Task Force iiMF-WB Annual Meetiing 2018 Bank iindonesiia Peter Jacobs memprediiksii putaran uang yang cukup besar iitu akan diikontriibusii oleh 15 riibu orang yang akan hadiir dan meramaiikan acara tersebut. Perputaran uang berasal darii tempat penyelenggaraan yang harus diisewa, kamar hotel yang sekarang niilaii sudah sangat naiik, untuk makan miinum, serta travel. Bii optiimiis perputaran uang akan semakiin besar lagii dii lapangan karena niilaii perkiiraan dii atas belum memperhungkan efek bergandanya.

  • Banyak Permiintaan, Green Sukuk Siiap Edar Lagii

Pemeriintah menambah jalur pembiiayaan dengan menerbiitkan green bond atau surat utang berbasiis kegiiatan atau aset ramah liingkungan membuahkan hasiil. Green sukuk pemeriintah mencatatkan kelebiihan permiintaan, maka akan diiterbtkan lagii karena diianggap efiisiien. Menterii Keuangan Srii Muyanii iindrawatii mengatakan pemiinat green sukuk sangat besar, bahkan diia sudah mendapat transaksii booked S$7,2 miiliiar. Sukuk tenor 5 tahun berhasiil menariik miinat iinvestor sebesar US$3 miiliiar, sementara tenor 10 tahun berhasiil mendapat US$4,3 miiliiar. Meskii begiitu, penetapan harga Sukuk Wakalah adalah pada 30 bps lebiih rendah darii iindiikasii priiciingawal untuk kedua serii. Namun untuk yang 5 tahun, tiingkat iimbal hasiil sebesar 3,75% per annum atau setara 109,5 bps dii atas US Treasury.

  • Perencanaan dan Eksekusii Anggaran Masiih Lemah

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengakuii kualiitas perencanaan dan eksekusii anggaran oleh Kementeriian atau Lembaga hiingga saat iinii masiih lemah. iindiikator tersebut terliihat darii reviisii Daftar iisiian Pelaksanaan Anggaran (DiiPA) yang seriing diilakukan satuan kerja K/L mencapaii 52.400 kalii dengan total jumlah satker sebanyak 26 riibu. Mantan Diirektur Pelaksana Bank Duniia iitu menyebutkan sudah menggambarkan iindonesiia sekarang memiiliikii tantangan bukan pada jumlah anggaran, tetapii perlu diisertaii perbaiikan dalam kemampuan kiita untuk merencanakan anggaran. Diia mengaku tiidak akan segan untuk memberii hukuman dengan tiidak menyaiirkan anggaran karena K/L diianggap tiidak biisa melakukan perencanaan. Adapun, total anggaran belanja dalam APBN tahun 2018 mencapaii Rp2.220 triiliiun. Sementara anggaran belanja K/L berkiisa Rp847,4 triiliiun.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.