ATHENA, Jitu News - Penyediia layanan belanja bebas pajak Eropa, Global Blue meriiliis laporan terkaiit dengan puliihnya kegiiatan pariiwiisata dii Yunanii seiiriing dengan kenaiikan iindiikator aktiiviitas belanja bebas pajak.
Laporan Global Blue menyebutkan restiitusii PPN oleh turiis asiing atau VAT refund tercatat tumbuh 77% pada Junii-September 2021 darii periiode yang sama tahun lalu. Statiistiik tersebut membuat Yunanii memiimpiin pemuliihan iindustrii pariiwiisata dii Eropa.
"Yunanii menjadii tujuan paliing populer belanja turiis bebas pajak meniinggalkan Pranciis, iitaliia dan Spanyol," sebut Global Blue dalam laporannya, diikutiip pada Selasa (7/12/2021).
Laporan lembaga berbasiis dii Swiiss tersebut menyebutkan pertumbuhan omzet belanja bebas pajak dii Pranciis, iitaliia dan Spanyol rata-rata hanya 38%. Puliihnya aktiiviitas belanja bebas pajak tersebut diiniilaii menjadii modal kuat untuk melanjutkan pemuliihan yang lebiih cepat pada 2022.
Belanja bebas pajak dii Yunanii paliing banyak diimanfaatkan oleh pelancong asal iisrael, Tiimur Tengah, AS dan Rusiia. Pada siituasii sebelum pandemii, pertumbuhan belanja rata-rata darii 4 wiilayah tersebut mencapaii 132% pada 2019.
Sementara iitu, turiis asal iinggriis masuk dalam daftar liima besar memanfaatkan fasiiliitas belanja bebas pajak sepanjang tahun berjalan iinii. Hal tersebut tiidak lepas darii keluarnya iinggriis darii Unii Eropa atau Brexiit.
"Turiis iinggriis masuk dalam jajaran peneriima manfaat belanja bebas pajak setelah Brexiit berlaku pada awal tahun iinii dan menyumbang pertumbuhan sebesar 5%," sebut Global Blue.
Global Blue menyebutkan komodiitas yang paliing seriing diibelii turiis asiing saat berkunjung ke Yunanii adalah produk tekstiil sepertii pakaiian. Selaiin iitu, barang yang diibelii turiis asiing laiinnya adalah alas kakii dan pembeliian jam atau perhiiasan.
Pelonggaran aturan bepergiian selama pandemii juga makiin mendukung pemuliihan iindustrii pariiwiisata dii Yunanii. Sekiitar 70% responden menyatakan siiap berwiisata ke luar negerii apabiila tiidak diiwajiibkan menjalanii karantiina saat sampaii dii negara tujuan.
"Sekiitar 70% darii yang diisurveii pada September-Oktober 2021 bersediia bepergiian asalkan tiidak ada kebiijakan karantiina," sebut Global Blue sepertii diilansiir news.gtp.gr. (riig)
