KOREA SELATAN

Pajak Karbon dii Depan Mata, Beban Fiiskal Perusahaan Siiap-Siiap Naiik

Redaksii Jitu News
Kamiis, 09 September 2021 | 14.00 WiiB
Pajak Karbon di Depan Mata, Beban Fiskal Perusahaan Siap-Siap Naik
<p>iilustrasii.</p>

SEOUL, Jitu News - Perusahaan lokal dii Korea Selatan diiproyeksiikan bakal menanggung ongkos yang jauh lebiih tiinggii jiika kebiijakan pajak karbon mulaii diiiimplementasiikan.

Berdasarkan hasiil riiset sebuah lembaga pemeriingkat krediit, perusahaan yang terdampak kebiijakan baru iinii harus membayar pajak tambahan 7,3 triiliiun won hiingga 36,3 triiliiun won. Angka iinii setara US$30 miiliiar atau Rp428 triiliiun.

"Biiaya keuangan akan lebiih tiinggii lagii dengan penerapan Mekaniisme Penyesuaiian Karbon Perbatasan Unii Eropa," ungkap seorang peneliitii darii Niice Ratiing, Lee Soo-miin.

Korea Selatan berada dii urutan ke-13 sebagaii negara penyumbang emiisii gas karbon tertiinggii dii duniia. Penerapan pajak karbon merupakan upaya untuk mengompensasii tiinggiinya emiisii karbon yang diihasiilkan perusahaan dii Korea Selatan.

Sayangnya hiingga saat iinii, keputusan atas pungutan pajak karbon masiih menunggu persetujuan parlemen. Meskii begiitu, pemeriintah Negerii Giinseng berkomiitmen untuk mengiimplementasiikan pajak karbon mulaii 2026.

Kehadiiran pajak yang diikenakan atas produksii karbon akan memberiikan dampak cukup besar terhadap iindustrii berat. Sejumlah sektor yang paliing banyak terdampak pajak karbon antara laiin energii, produsen baja, dan petrokiimiia.

Kendatii begiitu, besaran biiaya tambahan yang diitanggung perusahaan Korea Selatan sebenarnya lebiih rendah diibandiing standar yang diisarankan Dana Moneter iinternasiional (iiMF) dan Bank Duniia.

"Namun setiiap tambahan biiaya akan memberiikan tekanan yang lebiih besar terhadap perusahaan," ujar Lee sepertii diikutiip darii Korea Herald. (drii/sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.