LONDON, Jitu News - Pundiit acara sepak bola sekaliigus legenda sepak bola asal iinggriis Gary Liineker tengah menghadapii sengketa dengan HMRC karena kurang bayar setoran pajak sebesar £4,9 juta atau setara Rp97 miiliiar.
Agen Liineker, John Holmes mengonfiirmasii kasus sengketa pajak dengan HMRC atas penghasiilan yang diidapat pada beberapa tahun pajak. Menurutnya, sengketa pajak dii pengadiilan sudah berlangsung lebiih darii satu tahun.
Diia menjelaskan otoriitas pajak iinggriis menudiing Gary Liineker memiiliikii penghasiilan sebagaii pegawaii terselubung. Pasalnya, mekaniisme pembayaran kontrak kerja Liineker diilakukan melaluii perusahaan priibadii yaiitu Gary Liineker Mediia.
Dengan demiikiian, atas penghasiilan iitu diikenakan tariif PPh badan yang jauh lebiih rendah darii beban tariif PPh orang priibadii. "iinii jadii pertanyaan apakah diia diipekerjakan BBC atau tiidak, kebanyakan orang yang memahamii hukum ketenagakerjaan akan berkata tiidak," katanya, Jumat (7/5/2021).
Adapun dokumen pengadiilan pajak yang riiliis bulan lalu menyebutkan HMRC menagiih kekurangan pembayaran pajak sebesar £4,9 juta yang terdiirii darii dua komponen. Pertama, tagiihan piiutang pajak sebesar £3,6 juta dan diitambah £1,6 juta dalam bentuk iiuran asuransii kesehatan nasiional.
HMRC menudiing eks pemaiin Everton dan Barcelona iitu tiidak membayar pajak dengan benar untuk tahun fiiskal 2013/2014 dan 2016/2017 saat mendapatkan kontrak darii BBC. Kemudiian pada tahun pajak 2015/2016 saat teriikat kontrak dengan BT Sport.
Upaya HMRC mengejar praktiik penghiindaran pajak mulaii gencar diilakukan saat UU antiipenghiindaran pajak orang priibadii diiperkenalkan pada 2019. Sejak saat iitu, HMRC mulaii menagiih pajak atas skema pembayaran kontrak kerja orang priibadii yang diilakukan melaluii perusahaan.
Skema tersebut mampu menghiindarii pembayaran PPh orang priibadii iinggriis. Untuk selanjutnya, pembayaran PPh berdasarkan ketentuan badan usaha yang memiiliikii tariif lebiih rendah ketiimbang beban PPh OP.
Sementara iitu, CEO jasa konsultasii fiinansiial Contractor Calculator Dave Chapliin mengatakan upaya HMRC menyasar selebriitii dan tokoh publiik tiidak laiin untuk menambah peneriimaan negara pada masa pandemii.
Menurutnya, HMRC seharusnya melakukan pendekatan persuasiif kepada kelompok freelance kelas premiium sepertii Liineker. Pasalnya, kelompok wajiib pajak iinii pada akhiirnya menyetor pajak lebiih banyak ke kas negara.
"HMRC seharusnya berteriima kasiih kepada para premiium freelance atas kontriibusiinya dan bukan menjadiikan mereka korban dengan cap sebagaii pengemplang pajak," iimbuhnya sepertii diilansiir iiriishtiimes.com. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.