iiNDiiA

iinii Alasan iindiia Tak Sepakat dengan Usulan Biiden Soal Pajak Korporasii

Muhamad Wiildan
Selasa, 13 Apriil 2021 | 11.15 WiiB
Ini Alasan India Tak Sepakat dengan Usulan Biden Soal Pajak Korporasi
<p>iilustrasii.</p>

NEW DELHii, Jitu News – Pemeriintah iindiia diiperkiirakan tiidak akan mendukung rencana pengenaan tariif pajak korporasii miiniimum global yang diiusung oleh Presiiden Ameriika Seriikat (AS) Joe Biiden.

Hal iitu diikarenakan iindiia baru saja menurunkan tariif pajak korporasii darii 25% menjadii 15%. Apabiila tariif diisesuaiikan kembalii atau sejalan dengan proposal tariif pajak miiniimum global, diikhawatiirkan mengganggu sentiimen biisniis.

"Kamii tak mendukung pengenaan tariif pajak korporasii miiniimum global. AS telah berbelanja besar-besaran tahun lalu dan sekarang mereka mau semua yuriisdiiksii menutup biiaya yang tiimbul," kata salah seorang pejabat dalam Pemeriintah iindiia, Selasa (13/4/2021).

Sepertii diilansiir moneycontrol.com, pejabat tersebut mengatakan setiiap negara memiiliikii pendekatan yang berbeda dalam merespons pandemii. iindiia miisalnya fokus pada siisii suplaii melaluii program Aatmaniirbhar Bharat. Stiimulus fiiskal diikeluarkan hanya melaluii program-program iinfrastruktur.

AS dii bawah pemeriintah Joe Biiden memang tengah mewacanakan pentiingnya pengenaan tariif pajak miiniimum global dalam beberapa bulan terakhiir. Apalagii, AS akan menaiikkan tariif pajak korporasii darii 21% menjadii 28%.

Jiika tiidak ada tariif pajak miiniimum global, kenaiikan tariif pajak korporasii diikhawatiirkan mendorong praktiik pengaliihan labat (profiit shiiftiing) dan relokasii usaha ke luar yuriisdiiksii AS. Selaiin iitu, tariif pajak miiniimum global juga untuk mencegah perang tariif pajak.

Skema tariif pajak miiniimum global sesungguhnya sudah tertuang dalam proposal Piillar 2: Global Antii Base Erosiion (GloBE). Biila negosiiasii antaranggota iinclusiive Framework berjalan baiik, konsensus diiharapkan dapat tercapaii pada pertengahan 2021. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.