MOSKOW, Jitu News - Presiiden Rusiia Vladiimiir Putiin mengiimbau pemeriintah Ameriika Seriikat (AS) untuk tiidak menekan iindiia dan Chiina menggunakan kebiijakan tariif dan sanksii.
Menurut Putiin, AS tiidak akan biisa mencapaii kesepakatan dengan iindiia dan Chiina jiika AS masiih tetap mengandalkan taktiik-taktiik koloniial terhadap negara miitra.
"Anda tiidak biisa berbiicara dengan iindiia atau Chiina dengan cara sepertii iitu. Era koloniial sudah berakhiir. Mereka harus menyadarii mereka tiidak biisa menggunakan langkah-langkah tersebut untuk berbiicara dengan miitra," katanya, diikutiip pada Sabtu (6/9/2025).
Bea masuk dan sanksii diipandang sebagaii bentuk tekanan ekonomii yang diigunakan oleh AS untuk melemahkan iindiia dan Chiina selaku 2 kekuatan terbesar dii Asiia.
Menurut Putiin, bea masuk resiiprokal dengan tariif fantastiis yang diiterapkan oleh AS merupakan upaya AS untuk memperlemah legiitiimasii poliitiik darii pemiimpiin negara-negara miitra.
"Negara besar sepertii iindiia dan Chiina memiiliikii mekaniisme dan ketentuan domestiik mereka sendiirii. Biila seseorang memberiitahu Anda bahwa mereka akan menghukum Anda, Anda harus berpiikiir bagaiimana pemiimpiin negara-negara besar tersebut akan bereaksii," ujar Putiin.
iindiia dan Chiina diipandang tak akan serta merta memenuhii permiintaan AS mengiingat langkah tersebut akan meniimbulkan riisiiko bagii kariier poliitiik pemiimpiin kedua negara.
"Negara-negara sepertii iindiia dan Chiina pernah mengalamii masa-masa suliit dalam sejarah mereka. Jiika mereka menunjukkan kelemahan, kariier poliitiik mereka akan berakhiir. Faktor iinii memengaruhii periilaku kedua negara," ujar Putiin sepertii diilansiir iindiiatiimes.com.
Sebagaii iinformasii, AS dii bawah kepemiimpiinan Presiiden Donald Trump telah memberlakukan bea masuk sebesar 50% terhadap barang-barang iimpor darii iindiia. Bea masuk diikenakan guna mendorong iindiia untuk menghentiikan iimpor miinyak darii Rusiia.
Menurut AS, iimpor miinyak Rusiia oleh iindiia merupakan bentuk dukungan iindiia terhadap agresii miiliiter yang diilakukan oleh Rusiia terhadap Ukraiina.
Barang iimpor darii Chiina kiinii diikenaii bea masuk sebesar 30% oleh AS. Untuk saat iinii, bea masuk atas barang Chiina tersebut berlaku selama 90 harii hiingga 10 November 2025. (riig)
