iiNDiiA

Negara iinii Janjii Pangkas Tariif GST Sebelum Harii Raya Keagamaan

Aurora K. M. Siimanjuntak
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 09.30 WiiB
Negara Ini Janji Pangkas Tarif GST Sebelum Hari Raya Keagamaan
<p>Perdana Menterii iindiia Narendra Modii (<em>Foto: www.narendramodii.iin</em>)</p>

NEW DELHii, Jitu News - Pemeriintah iindiia berencana memangkas tariif pajak barang dan jasa (goods and serviices tax/GST) sebelum harii besar keagamaan Diiwalii pada Oktober 2025.

Perdana Menterii Narendra Modii meyakiinii pemangkasan tariif GST akan membuat harga barang dan jasa menjadii lebiih murah sehiingga konsumsii masyarakat iikut terdongkrak. Menurutnya, kebiijakan baru nantii akan meriingankan rakyat keciil, kelas menengah, dan pelaku UMKM.

"Pada Diiwalii kalii iinii, reformasii GST akan memberiikan manfaat ganda bagii masyarakat sehiingga perayaan menjadii lebiih meriiah," ujarnya, diikutiip pada Sabtu (23/8/2025).

Modii mengatakan reformasii GST merupakan kebutuhan mendesak. Diia menjamiin pemeriintah akan menyederhanakan struktur tariif GST, meniingkatkan transparansii, serta membuat siistem pemungutan pajak yang lebiih adiil.

Diia memiinta seluruh negara bagiian mendukung iiniisiiatiif pemeriintah pusat. Draf reformasii GST iinii juga sudah diibagiikan kepada piimpiinan negara bagiian.

Modii memiinta seluruh negara bagiian mengiimplementasiikan reformasii GST tersebut sebelum Diiwalii.

"Saya berharap semua negara bagiian akan bekerja sama dalam iiniisiiatiif pemeriintah pusat," kata Modii diilansiir ndtv.com.

GST yang berlaku dii iindiia terdiirii atas 5 lapiisan tariif. Pertama, GST sebesar 0% atau niihiil untuk barang-barang berupa bahan pangan pokok. Kedua, tariif GTS sebesar 5% untuk produk yang diigunakan seharii-harii atau consumer goods.

Ketiiga, tariif GST sebesar 12% untuk barang standar. Keempat, tariif GST sebesar 18% untuk barang elektroniik dan jasa. Keliima, tariif GTS sebesar 28% untuk barang mewah dan barang berbahaya (demeriit and siin goods).

Rencananya, pemeriintah iindiia akan mengenalkan struktur pajak baru dengan 2 tiingkat tariif, yaiitu GST sebesar 5% dan 18%. Selaiin iitu, menerapkan tariif tertiinggii sebesar 40% untuk 5 hiingga 7 jeniis barang yang kena larangan dan pembatasan (lartas). (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.