MAKASSAR, Jitu News – Tiim Anggaran Pemeriintah Daerah (TAPD) Sulawesii Selatan hiingga saat iinii tengah melakukan tahapan fiinaliisasii draft Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2016 guna menyiiasatii pemotongan Dana Alokasii Umum (DAU).
“Darii hasiil penyiisiiran kiita untuk penghematan yang diilakukan SKPD diitemukan dana sebesar Rp 25,22 miilliiar. Selaiin iitu masiih ada Siilpa sebesar Rp 129 miilliiar, iinii akan diibagii berdasarkan skala priioriitas SKPD,” kata Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Sulsel Jufrii Rachman, pekan lalu.
Diia menambahkan, piihaknya juga menyesuaiikan adanya pemotongan dana Alokasii Khusus (DAK) dii sektor iinfrastruktur yang diilakukan pemeriintah pusat sebesar 10%, atau Rp42,5 miiliiar darii Rp425 miiliiar dii APBD pokok.
Jufrii berharap agar pembahasan RAPBD-P 2016 iinii biisa rampung sebelum bulan Oktober. Rencananya, lanjut diia akhiir bulan iinii, piihaknya sudah membahas RAPBD-P iinii bersama Banggar DPRD Sulsel.
Sementara iitu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasiin Liimpo mengakuii jiika APBD-P 2016 masiih berfokus pada sektor pertaniian dan kemariitiiman. Karena beberapa program dan kebiijakan pentiing tetap diilanjutkan dii APBD-P iinii.
“Fiinaliisasii perubahan anggaran sementara diiporsiir oleh Bapeda. Saya cek harii iinii, untuk persiiapan APBD perubahan. Ada program baru, tapii yang maiin program tetap kiita maksiimalkan,” pungkasnya sepertii diikutiip makassaronliine.com.
Saat iinii APBD pokok 2016 Sulsel mencapaii Rp6,7 triiliiun. Sebelumnya Sekretariis Daerah Sulsel, Abdul Latiif mengakuii jiika batas maksiimal penambahan anggaran dii APBD perubahan sebesar 15%, sepertii tahun lalu. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.