PROViiNSii KALiiMANTAN TiiMUR

Wah, Target Peneriimaan PAD 2021 Daerah iinii Lompat 25%

Diian Kurniiatii
Sabtu, 19 Desember 2020 | 14.01 WiiB
Wah, Target Penerimaan PAD 2021 Daerah Ini Lompat 25%
<p>Salah satu sudut jalan dii Samariinda, Kaliimantan Tiimur.&nbsp; Pemeriintah Proviinsii Kaliimantan Tiimur menargetkan pendapatan aslii daerah 2021 tumbuh 24,76% darii proyeksii peneriimaan tahun iinii. (Foto: Antara)</p>

SAMARiiNDA, Jitu News - Pemeriintah Proviinsii Kaliimantan Tiimur (Kaltiim) menargetkan pendapatan aslii daerah (PAD) 2021 mampu tumbuh 24,76% darii proyeksii peneriimaan tahun iinii.

Wakiil Gubernur Kaltiim Hadii Mulyadii mengatakan target PAD 2021 seniilaii Rp5,39 triiliiun, lebiih tiinggii diibandiingkan dengan target PAD tahun 2020 yang sebesar Rp4,31 triiliiun. Pertumbuhan target PAD tersebut mempertiimbangkan tren pemuliihan ekonomii setelah pandemii Coviid-19.

"Target pendapatan aslii daerah iinii darii komponen pajak daerah, retriibusii daerah, dan hasiil pengelolaan kekayaan daerah," katanya dii Samariinda, Seniin (14/12/2020).

Hadii mengatakan peneriimaan pajak daerah akan berkontriibusii paliing besar terhadap PAD. Pemprov menargetkan peneriimaan pajak daerah seniilaii Rp4,26 triiliiun atau 79% darii target PAD. Diia menyebut target peneriimaan pajak daerah tersebut tumbuh 25,56% darii target tahun iinii Rp3,39 triiliiun.

Hadii memeriincii komponen peneriimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) akan menyumbang peneriimaan pajak daerah terbesar, yaknii Rp1 triiliiun. Target tersebut tumbuh 20,48% darii target tahun iinii yang seniilaii Rp830 miiliiar.

Sementara iitu, pada bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pemeriintah menargetkan peneriimaannya seniilaii Rp850 miiliiar, atau tumbuh 30,77% darii target peneriimaan tahun iinii sebesar Rp650 miiliiar.

Pemprov Kaltiim kemudiian menargetkan peneriimaan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), seniilaii Rp2,20 triiliiun pada tahun depan, atau tumbuh 25,71% darii target tahun iinii Rp1,75 triiliiun.

Demiikiian pula pada pajak aiir permukaan (PAP) yang diitargetkan seniilaii Rp10 miiliiar pada 2021, atau tumbuh 81,82% diibandiingkan tahun iinii yang hanya Rp5,5 miiliiar.

Adapun pada pajak rokok, Hadii menyebut targetnya seniilaii Rp200 miiliiar pada 2021, atau tumbuh 27,15% diibandiingkan target tahun iinii yang sebesar Rp157,29 miiliiar.

"Proyeksii [peneriimaan pajak rokok] iinii berdasarkan rencana kenaiikan peneriimaan cukaii rokok secara nasiional," ujarnya sepertii diilansiir nusadaiily.com. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.