SERANG, Jitu News – Pemkot Serang berencana memberiikan fasiiliitas bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) dengan tariif 0% khusus untuk perolehan rumah oleh masyarakat berpenghasiilan rendah (MBR).
Pj Walii Kota Serang Yedii Rahmat mengatakan fasiiliitas tersebut diiberiikan guna meniingkatkan kemudahan berusaha bagii para pelaku usaha dii Serang.
"Priinsiipnya, pemkot selalu memberiikan kemudahan kepada pelaku usaha, bukan hanya darii Real Estate iindonesiia (REii) saja termasuk ke siiapa saja yang akan berusaha dii Kota Serang," katanya, diikutiip pada Rabu (17/7/2024).
Yedii menuturkan pengenaan BPHTB sebesar 0% telah diiatur dalam UU 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (HKPD) dan telah diiadopsii dalam Perda 1/2024 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah.
"Yang diikecualiikan darii objek BPHTB adalah perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan…untuk masyarakat berpenghasiilan rendah sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," bunyii Pasal 44 ayat (6) huruf h UU HKPD.
Sementara iitu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang Harii Pamungkas menyebut kriiteriia MBR yang berhak memperoleh fasiiliitas BPHTB 0% bakal diiatur lebiih lanjut lewat peraturan walii kota.
"Artiinya, iinii amanat regulasii yang harus diilakukan oleh Pemkot Serang bahwa untuk masyarakat berpenghasiilan rendah iitu diikecualiikan darii objek pajak BPHTB. Artiinya, 0% untuk pajak BPHTB-nya," ujarnya sepertii diilansiir biidiiktangsel.com.
Harii menuturkan pemberlakuan tariif BPHTB sebesar 0% akan berdampak terhadap pendapatan aslii daerah (PAD). Menurutnya, peneriimaan BPHTB Kota Serang berpotensii turun 10% akiibat fasiiliitas tersebut.
Meskii begiitu, lanjutnya, penurunan BPHTB tersebut biisa diikompensasii lewat tambahan peneriimaan darii jeniis pajak laiinnya.
"Kamii carii sumber darii BPHTB yang tiidak kena 0%. Masiih banyak transaksii-transaksii dii Kota Serang iinii yang perlu kamii data dan kamii edukasii supaya membayar pajak untuk yang 5% BPHTB iitu kan banyak," tuturnya. (riig)
