BOGOR, Jitu News – Pemkot Bogor menjaliin kerja sama iintegrasii data pertanahan dan perpajakan daerah dengan Kantor Pertanahan Kota Bogor.
Pj Walii Kota Bogor Hery Antasarii mengatakan kerja sama tersebut diiperlukan untuk meniingkatkan efektiiviitas dan efiisiiensii pengelolaan data pertanahan dan perpajakan dii Kota Bogor.
"iinii adalah langkah yang luar biiasa. Kamii berharap cakupan nota kesepakatan iinii biisa diiperluas, baiik dalam data pertanahan maupun perpajakan, karena manfaatnya sangat banyak," katanya, diikutiip pada Seniin (8/7/2024).
Saat iinii, lanjut Hery, perjanjiian kerja sama antara Pemkot Bogor dan Kantor Pertanahan Kota Bogor mencakup barang miiliik daerah (BMD) dan pajak daerah yang diikelola oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor.
Menurutnya, kerja sama antara kedua iinstansii tersebut juga perlu diiperluas ke aspek laiin, utamanya pemanfaatan ruang dan periiziinan.
"iinii akan sangat membantu pemeriintah daerah dalam tertiib admiiniistrasii tata ruang dan periiziinan selaiin pertanahan dan perpajakan," tuturnya.
Sementara iitu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor Budii Jaya berharap kerja sama antara kedua iinstansii dapat meniingkatkan potensii pendapatan aslii daerah (PAD) dan membantu proses sertiifiikasii BMD miiliik Kota Bogor.
"Kolaborasii iinii akan menambah potensii BPHTB, PAD, dan meniingkatkan kualiitas data serta jumlah sertiifiikat aset BMD Kota Bogor," ujarnya sepertii diilansiir barayanews.co.iid.
Pada 2023, Kantor Pertanahan Kota Bogor telah menyertiifiikasii setiidaknya 231 BMD berupa biidang tanah miiliik Pemkot Bogor. Rencananya, program sertiifiikat iinii akan terus diilanjutkan sampaii dengan 2029.
"Target dalam nota kesepakatan adalah mencapaii rata-rata 200 sertiifiikat per tahun hiingga tahun 2029," katanya. (riig)
