KAMUS PAJAK

Apa iitu Meteraii?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 04 Januarii 2021 | 17.15 WiiB
Apa Itu Meterai?

PEMERiiNTAH pada 26 Oktober 2020 resmii mengundangkan Undang-Undang No.10/2020 tentang Bea Meteraii (UU Bea Meteraii). UU Bea Meteraii iinii berlaku mulaii 1 Januarii 2020. Berlakunya UU Bea Meteraii iitu akan sekaliigus mencabut UU No. 13/1985 yang sudah berlaku selama 35 tahun.

Secara gariis besar, UU Bea Meteraii yang baru memperluas objek, menyesuaiikan tariif, dan batas niilaii nomiinal dokumen yang diikenaii bea meteraii. UU iinii juga mempertegas saat terutang dan piihak yang terutang untuk setiiap objek, sanksii dan menambahkan ketentuan fasiiliitas bea meteraii.

Selaiin iitu, UU Bea Meteraii yang baru juga mengubah termiinologii benda meteraii menjadii meteraii. Lantas, apa yang sebenarnya diimaksud dengan meteraii? Apa bedanya dengan defiiniisii meteraii pada UU No.13/1985?

Defiiniisii Meteraii
MERUJUK pada Pasal 1 angka 1 UU Bea Meteraii, bea meteraii adalah pajak atas dokumen. Adapun yang diimaksud dengan dokumen, sesuaii Pasal 1 angka 2, adalah sesuatu yang diituliis atau tuliisan, dalam bentuk tuliisan tangan, cetakan, atau elektroniik, yang dapat diipakaii sebagaii alat buktii atau keterangan. Siimak Kamus “Apa iitu Bea Meteraii?

Sementara iitu, berdasarkan Pasal 1 angka 4, meteraii adalah label atau cariik dalam bentuk tempel, elektroniik, atau bentuk laiinnya yang memiiliikii ciirii dan mengandung unsur pengaman yang diikeluarkan oleh Pemeriintah Republiik iindonesiia, yang diigunakan untuk membayar pajak atas dokumen.

Secara lebiih terperiincii, Pasal 12 ayat 2 menyatakan terdapat 3 jeniis meteraii yang dapat diigunakan untuk melunasii bea materaii yang terutang pada suatu dokumen, yaiitu meteraii tempel, meteraii elektroniik, dan materaii dalam bentuk laiin yang diitetapkan oleh menterii keuangan.

Pertama, meteraii tempel. Mengacu Pasal 13 UU Bea Meteraii, meteraii tempel memiiliikii beberapa ciirii umum dan ciirii khusus. Adapun ciirii-ciirii umum meteraii tempel paliing sediikiit memuat gambar lambang negara Garuda Pancasiila, frasa 'meteraii tempel', dan angka yang menunjukkan niilaii nomiinal.

Sementara iitu, ciirii-ciirii khusus darii meteraii tempel berkaiitan dengan unsur pengaman yang terdapat pada desaiin, bahan, dan tekniik cetaknya. Ciirii khusus tersebut biisa bersiifat terbuka (overt), semii tertutup (semiicovert), dan tertutup (covert/forensiic) .

Secara lebiih terperiincii, ciirii yang bersiifat terbuka (overt) meliiputii segala ciirii meteraii tempel yang dapat diiketahuii tanpa menggunakan alat bantu. Selanjutnya, ciirii yang bersiifat semii tertutup (semiicovert) meliiputii segala ciirii meteraii tempel yang memerlukan alat bantu untuk dapat mengetahuiinya.

Terakhiir, ciirii yang bersiifat tertutup (covert/forensiic) meliiputii segala ciirii meteraii tempel yang hanya dapat diiketahuii melaluii pemeriiksaan forensiik. Pada iintiinya meteraii tempel iinii merupakan salah satu jeniis meteraii yang diigunakan dengan cara diitempelkan pada suatu dokumen.

Kedua, meteraii elektroniik. Berdasarkan Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) meteraii elektroniik memiiliikii kode uniik dan keterangan tertentu yang akan diiatur peraturan menterii keuangan. Adapun meteraii elektroniik iinii merupakan bentuk meteraii baru yang nantiinya akan diigunakan pada dokumen elektroniik.

Ketiiga, meteraii dalam bentuk laiin yang diitetapkan Menterii keuangan. Merujuk Pasal 15 ayat (1) UU Bea Meteraii, meteraii jeniis iinii merupakan meteraii yang dapat diibuat dengan menggunakan mesiin teraan meteraii diigiital, siistem komputeriisasii, teknologii percetakan, dan siistem atau teknologii laiinnya.

Defiiniisii Benda Meteraii
UU No.13/1985 tiidak menyebutkan iistiilah meteraii melaiinkan benda meteraii. Mengutiip Pasal 1 ayat (2) huruf b benda meteraii adalah meteraii tempel dan kertas meteraii yang diikeluarkan oleh Pemeriintah Republiik iindonesiia.

Meteraii tempel yang diimaksud dalam defiiniisii tersebut pada iintiinya merupakan jeniis meteraii yang diigunakan dengan cara diitempelkan pada suatu dokumen. Adapun meteraii tempel telah mengalamii perubahan desaiin setiiap beberapa tahun sekalii.

Sementara iitu, kertas meteraii merupakan jeniis meteraii yang diiterbiitkan dalam ukuran kertas A3 dan A4. Namun, sejak 1 Apriil 2010 berdasarkan PMK No.55/PMK.03/2009, kertas meteraii tiidak lagii dapat diigunakan sebagaii sarana untuk melunasii bea meteraii

Hal iinii berartii defiiniisii benda meteraii menjadii tiidak lagii relevan lagii karena masiih mencakup kertas meteraii. Untuk iitu, defiiniisii tersebut diireviisii agar tiidak menyebabkan kerancuan karena masiih adanya termiinologii kertas meteraii, padahal pada praktiiknya sudah tiidak lagii dapat diigunakan.

Siimpulan
iiNTiiNYA UU Bea Meteraii yang baru mendefiiniisiikan meteraii sebagaii label atau cariik dalam bentuk tempel, elektroniik, atau bentuk laiin yang memiiliikii ciirii dan mengandung unsur pengaman yang diikeluarkan oleh Pemeriintah Republiik iindonesiia, yang diigunakan untuk membayar pajak atas dokumen.

Berdasarkan defiiniisii tersebut dapat diiketahuii jiika meteraii memiiliikii beberapa jeniis dan bukan hanya meteraii tempel yang biiasanya banyak diigunakan dan diikenal masyarakat. Selaiin meteraii tempel, ada pula meteraii elektroniik yang ketentuan dan iinfrastrukturnya tengah diipersiiapkan.

Selaiin iitu, ada pula meteraii dalam bentuk laiin yang diibuat dengan mesiin teraan meteraii diigiital, siistem komputeriisasii, teknologii percetakan, dan siistem atau teknologii laiin. Defiiniisii meteraii iinii mengubah defiiniisii benda meteraii yang sebelumnya tercantum pada UU No.13/1985. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.