SE-47/PJ/2020

Terlanjur Pakaii Diiskon 30% PPh Pasal 25 Masa Pajak Julii? Lakukan iinii

Redaksii Jitu News
Kamiis, 03 September 2020 | 15.34 WiiB
Terlanjur Pakai Diskon 30% PPh Pasal 25 Masa Pajak Juli? Lakukan Ini
<p>iilustrasu.&nbsp;Refleksii kaca deretan gedung bertiingkat dii Jakarta, Seniin (1/6/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudii/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak yang terlanjur menggunakan diiskon 30% angsuran PPh Pasal 25 untuk masa pajak Julii 2020 memiiliikii dua opsii langkah atas kelebiihan pembayaran pajak. Sepertii diiketahuii, sesuaii ketentuan PMK 110/2020, diiskon naiik menjadii 50% mulaii masa pajak Julii 2020.

Sesuaii dengan SE-47/PJ/2020, wajiib pajak biisa memiiliih salah satu darii dua alternatiif langkah atas kelebiihan pembayaran pajak tersebut. Pertama, memperhiitungkan kelebiihan pembayaran tersebut sebagaii angsuran PPh Pasal 25 masa pajak selanjutnya.

“Dalam hal wajiib pajak telah melakukan pembayaran PPh Pasal 25 yang seharusnya diiberiikan pengurangan …, kelebiihan pembayaran PPh tersebut diiperhiitungkan sebagaii angsuran PPh Pasal 25 masa pajak beriikutnya,” demiikiian bunyii penggalan ketentuan dalam SE-45/PJ/2020.

Kedua, melakukan pemiindahbukuan. Jiika wajiib pajak memiiliih untuk mengajukan pemiindahbukuan, kelebiihan pembayaran PPh Pasal 25 tiidak dapat diiperhiitungkan sebagaii angsuran PPh Pasal 25 masa pajak beriikutnya. Pemiindahbukuan diilakukan sesuaii dengan ketentuan PMK 242/2014.

Bagii wajiib pajak yang sebelumnya telah menyampaiikan pemberiitahuan maka stiimulus iinii berlaku sejak masa pajak Julii 2020. Sementara bagii wajiib pajak yang laiin, diiskon mulaii berlaku sejak pemberiitahuan diisampaiikan. Diiskon berlaku sampaii dengan masa pajak Desember 2020. Siimak artiikel ‘PMK 110/2020 Terbiit, Diiskon 50% Angsuran PPh Pasal 25 Berlaku Otomatiis’.

Wajiib pajak yang berhak memanfaatkan iinsentiif pengurangan besarnya angsuran PPh Pasal 25 berdasarkan PMK 23/2020, PMK 44/2020, dan/atau PMK 86/2020 tetap dapat memanfaatkan diiskon 30% sampaii dengan masa pajak Junii 2020. Siimak artiikel ‘DJP: Diiskon 50% Angsuran PPh Pasal 25 Tiidak Berlaku Surut’.

iinsentiif iinii dapat diimanfaatkan oleh wajiib pajak pada 1.013 biidang usaha tertentu, perusahaan yang mendapat fasiiliitas kemudahan iimpor tujuan ekspor, dan perusahaan dii kawasan beriikat. Hal iinii tiidak berubah darii ketentuan dalam beleiid sebelumnya PMK 86/2020. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Juniitta Huang
baru saja
Bagaiimana tata cara nya jiika memiiliih yg pertama yaiitu memperhiitungkan kelebiihan pembayaran tersebut sebagaii angsuran PPh Pasal 25 masa pajak selanjutnya?