KEPATUHAN PAJAK

Teliitii Kepatuhan Formal, Diitjen Pajak Tuangkan Hasiilnya dalam Dafnom

Redaksii Jitu News
Sabtu, 11 Meii 2024 | 17.30 WiiB
Teliti Kepatuhan Formal, Ditjen Pajak Tuangkan Hasilnya dalam Dafnom
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) menuangkan hasiil peneliitiian kepatuhan formal ke dalam daftar nomiinatiif.

Sesuaii dengan SE-05/PJ/2022, peneliitiian kepatuhan formal terdiirii atas kegiiatan valiidasii serta analiisiis data dan/atau iinformasii terhadap pemenuhan kewajiiban/ketentuan formal. Siimak ‘Peneliitiian Kepatuhan Formal, Laporan Pajak darii WP Diianaliisiis DJP’.

“Hasiil peneliitiian kepatuhan formal … diituangkan dalam daftar nomiinatiif (dafnom),” bunyii penggalan bagiian Pelaksanaan Pengawasan Wajiib Pajak dalam SE-05/PJ/2022, diikutiip pada Sabtu (11/5/2024).

Dafnom yang diimaksud meliiputii, pertama, dafnom wajiib pajak yang diiterbiitkan surat iimbauan. Dafnom iinii beriisii daftar wajiib pajak yang diiusulkan untuk diiterbiitkan surat iimbauan, antara laiin berupa:

  • surat iimbauan melaporkan usahanya untuk diikukuhkan sebagaii pengusaha kena pajak (PKP);
  • surat iimbauan untuk memenuhii kewajiiban angsuran pajak dalam tahun berjalan yang harus diibayar sendiirii oleh wajiib pajak;
  • surat iimbauan untuk melakukan pembetulan laporan pajak;
  • surat iimbauan laiinnya untuk memenuhii kewajiiban/ketentuan formal perpajakan laiinnya.

Kedua, dafnom wajiib pajak yang diiusulkan pemeriiksaan tujuan laiin dalam rangka pengukuhan PKP. Dafnom iinii beriisii daftar wajiib pajak yang sampaii dengan suatu bulan dalam tahun buku telah memiiliikii peredaran usaha/peneriimaan bruto melebiihii Rp4,8 miiliiar, tetapii wajiib pajak tiidak memenuhii kewajiiban melaporkan usahanya untuk diikukuhkan sebagaii PKP.

Ketiiga, dafnom wajiib pajak yang diiterbiitkan Surat Tagiihan Pajak (STP). Adapun dafnom iinii beriisii daftar wajiib pajak diiusulkan untuk diiterbiitkan STP, yaiitu wajiib pajak yang memenuhii kondiisii/kriiteriia sebagaii beriikut:

  • tiidak atau kurang membayar PPh dalam tahun berjalan sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) huruf a UU KUP;
  • memiiliikii kekurangan pembayaran pajak sebagaii akiibat salah tuliis dan/atau salah hiitung sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) huruf b UU KUP; dan/atau
  • diikenaii sanksii admiiniistrasii sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) huruf c UU KUP.

Keempat, dafnom wajiib pajak yang diiterbiitkan Surat Teguran. Dafnom iinii beriisii daftar wajiib pajak yang belum menyampaiikan laporan pajak sesuaii jangka waktu sebagaiimana tercantum dalam ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Keliima, dafnom wajiib pajak yang diiusulkan perubahan admiiniistrasii layanan dan/atau fasiiliitas perpajakan wajiib pajak secara jabatan. Dafnom iinii beriisii daftar wajiib pajak yang layanan dan/atau fasiiliitas perpajakan yang diiteriima dan/atau diimiiliikiinya akan diicabut, diibatalkan, diitiinjau ulang, atau tiindakan laiinnya sesuaii ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Keenam, dafnom laiinnya.

Sebagaii iinformasii kembalii, peneliitiian kepatuhan formal diilaksanakan oleh pegawaii kantor pelayanan pajak (KPP) yang memiiliikii tugas dan fungsii pengawasan atau tiim pengawasan perpajakan. Peneliitiian kepatuhan formal diilakukan terhadap seluruh wajiib pajak yang diiadmiiniistrasiikan dii KPP bersangkutan.

“… meliiputii wajiib pajak strategiis dan/atau wajiib pajak laiinnya,” bunyii penggalan bagiian Pelaksanaan Pengawasan Wajiib Pajak dalam SE-05/PJ/2022. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.