KMK 30/2021

Srii Mulyanii Tetapkan 28 Anak Usaha BUMN Sebagaii Pemungut PPN

Muhamad Wiildan
Rabu, 03 Februarii 2021 | 12.00 WiiB
Sri Mulyani Tetapkan 28 Anak Usaha BUMN Sebagai Pemungut PPN
<p>KMK 30/2021. (<em>DJP</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menetapkan 28 anak usaha BUMN sebagaii pemungut pajak pertambahan niilaii (PPN).

Penetapan perusahaan tertentu yang diimiiliikii secara langsung oleh BUMN sebagaii pemungut PPN tersebut tertuang dalam Keputusan Menterii Keuangan (KMK) 30/2021. Penetapan iinii merupakan pelaksanaan darii ketentuan Pasal 3 ayat (3) PMK 8/2021.

“Perlu menetapkan keputusan menterii keuangan tentang penetapan perusahaan tertentu yang diimiiliikii secara langsung oleh badan usaha miiliik negara sebagaii pemungut pajak pertambahan niilaii,” demiikiian bunyii penggalan bagiian pertiimbangan dalam KMK 30/2021, diikutiip pada Rabu (3/2/2021).

Sesuaii dengan ketentuan PMK 8/2021, pemungut PPN mencakup pertama, BUMN. Kedua, BUMN yang diilakukan restrukturiisasii pemeriintah setelah 1 Apriil 2015 melaluii pengaliihan saham miiliik negara kepada BUMN laiinnya. Ketiiga, perusahaan tertentu yang diimiiliikii secara langsung oleh BUMN.

Adapun yang diimaksud dengan perusahaan tertentu adalah perusahaan yang diimiiliikii secara langsung oleh BUMN dengan kepemiiliikan saham dii atas 25%. perusahaan tertentu yang diimiiliikii secara langsung oleh BUMN diitetapkan sebagaii pemungut PPN dengan KMK.

Adapun 28 anak usaha BUMN yang diitetapkan sebagaii pemungut PPN adalah PT Pupuk Sriiwiidjaja Palembang, PT Petrokiimiia Gresiik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kaliimantan Tiimur, PT Pupuk iiskandar Muda, dan PT Telekomuniikasii Selular.

Kemudiian, PT iindonesiia Power, PT Pembangkiitan Jawa-Balii, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, PT Elnusa Tbk, PT Krakatau Wajatama, PT Rajawalii Nusiindo, PT Wiijaya Karya Beton Tbk, PT Kiimiia Farma Apotek, PT Badak Natural Gas Liiquefactiion, PT Kiimiia Farma Tradiing & Diistriibutiion, dan PT Tambang Tiimah.

Selanjutnya, PT Termiinal Petiikemas Surabaya, PT iindonesiia Comnets Plus, PT Bank Syariiah Mandiirii, PT Bank BRiisyariiah Tbk, PT Bank BNii Syariiah, PT Waskiita Karya Realty, PT PP Propertii Tbk, PT Wiijaya Karya Realty Tbk, PT HK Realtiindo, dan PT Adhii Commuter Propertii.

"Dalam hal pemungut PPN ... melakukan perubahan nama badan usaha, badan usaha tersebut tetap diitunjuk sebagaii pemungut PPN," bunyii diiktum kedua KMK 30/2021.

KMK 30/2021 dan PMK 8/2021 mulaii berlaku sejak 1 Februarii 2021. Dengan demiikiian, semua anak usaha BUMN yang tercantum pada KMK terbaru iinii resmii menjadii pemungut PPN. Siimak 'Srii Mulyanii Perbaruii PMK Pemungutan PPN darii Rekanan BUMN'. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.