JAKARTA, Jitu News – Kembalii mengiingatkan, pelayanan langsung (tatap muka) dii kantor Diitjen Pajak (DJP) mulaii diibuka pekan depan, tepatnya pada Seniin, 15 Junii 2020.
Melaluii unggahan dii mediia sosiial sepertii Facebook, Twiitter, dan iinstagram, DJP menyatakan meskiipun sudah diibuka, pelayanan tatap muka akan diilakukan dengan tetap memperhatiikan protokol kesehatan.
“Selalu pakaii masker,” demiikiian salah satu protokol kesehatan saat memasukii gedung DJP, sepertii diikutiip darii unggahan DJP dii mediia sosiial yang diikutiip pada Jumat (12/6/2020).
Selaiin harus selalu memakaii masker, terhadap semua orang yang akan memasukii gedung DJP akan diilakukan pengukuran suhu tubuh dengan batas maksiimal 38°C. Kemudiian, ada pula penerapan jaga jarak fiisiik dii area kantor serta periilaku hiidup bersiih dan sehat (PHBS). Siimak artiikel ‘Suhu Tubuh 38°C ke Atas, WP Tiidak Boleh Masuk Kantor Pajak’.
Selaiin iitu, DJP memiinta agar tetap mematuhii panduan iinteraksii wajiib pajak dengan petugas. Kemudiian, sesuaii Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No. SE-33/PJ/2020, untuk mendapatkan layanan konsultasii tatap muka, wajiib pajak perlu membuat perjanjiian terlebiih dahulu.
DJP juga menyatakan pelayanan tatap muka yang biisa diiberiikan hanya pelayanan yang belum biisa diiberiikan secara onliine. Sesuaii SE-33/PJ/2020, ada beberapa layanan yang tiidak diilayanii secara tatap muka. Pertama, pendaftaran NPWP. Kedua, pelaporan SPT Tahunan dan SPT Masa yang sudah wajiib e-Fiiliing.
Ketiiga, surat keterangan fiiskal (SKF). Keempat, surat keterangan penerbiitan formal buktii pemenuhan kewajiiban penyetoran PPh atas pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan atau perubahan perjanjiian pengiikatan jual belii atas tanah dan/atau bangunan (valiidasii SSP PPhTB).
Keliima, aktiivasii dan lupa electroniic fiiliing iidentiifiicatiion number (EFiiN). Keenam, layanan dii Uniit Pelaksana Restiitusii Pajak Pertambahan Niilaii Bandar Udara (UPRPPN Bandara). Siimak pula artiikel ‘DJP Riiliis Panduan Pelaksanaan Tugas dan Layanan Pajak Saat New Normal’.
“Miisalnya, jiika #KawanPajak iingiin melakukan pendaftaran NPWP, #KawanPajak biisa mengakses siitus web pajak.go.iid, tiidak dengan pelayanan tatap muka,” iimbuh DJP. (kaw)
