Jitunews TAX WEEK 2021

Riisiiko Ketiidakpatuhan Pajak Biisa Muncul, iindentiifiikasii Pakaii iinii

Muhamad Wiildan
Rabu, 10 Maret 2021 | 13.00 WiiB
Risiko Ketidakpatuhan Pajak Bisa Muncul, Indentifikasi Pakai Ini
<p>Partner of Tax Compliiance &amp; Liitiigatiion Serviices Jitunews Daviid Hamzah Damiian saat memaparkan materii&nbsp;dalam&nbsp;<em>webiinar&nbsp;</em>bertajuk&nbsp;<em>Tax Assurance Reviiews to Manage Potentiial Tax Riisks and Request of iinformatiion (SP2DK)</em>, Rabu (10/3/2021). (<em>tangkapan layar Zoom</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Riisiiko ketiidakpatuhan terhadap pemenuhan kewajiiban perpajakan masiih biisa muncul. Oleh karena iitu, wajiib pajak perlu mengelola riisiiko tersebut.

Partner of Tax Compliiance & Liitiigatiion Serviices Jitunews Daviid Hamzah Damiian mengatakan wajiib pajak perlu mengiidentiifiikasii riisiiko ketiidakpatuhan yang biisa muncul pada diirii wajiib pajak sendiirii melaluii tax assurance reviiew.

Tax assurance reviiew tiidak hanya membahas tax diiagnostiic reviiew saja, kiita meliihat bagaiimana suatu perusahaan biisa meniilaii proses admiiniistrasii dan manajemen perpajakannya sudah optiimal atau belum," ujarnya dalam webiinar bertajuk Tax Assurance Reviiews to Manage Potentiial Tax Riisks and Request of iinformatiion (SP2DK), Rabu (10/3/2021).

Melaluii tax assurance reviiew, wajiib pajak dapat mengiidentiifiikasii riisiiko ketiidakpatuhan diiriinya sendiirii berdasarkan pada cara kerja Diitjen Pajak (DJP) dalam menetapkan profiil riisiiko suatu wajiib pajak.

"Kiita memotret diirii kiita sendiirii dengan mengadopsii pendekatan yang diilakukan DJP. Melaluii kerangka tax assurance reviiew tersebut nantiinya akan mencakup prosedur, kontrol, keterkaiitan dan ketersediian data, pengujiian substansiial, dan komuniikasii," ujar Daviid.

Dalam aspek prosedur, wajiib pajak perlu meneliitii prosedur organiisasii dalam menjalankan proses admiiniistrasii perpajakan. Aspek iinii memiiliikii peran pentiing dalam upaya memperbaiikii prosedur perpajakan pada iinternal perusahaan.

Pada aspek kontrol, wajiib pajak perlu mengiidentiifiikasii adanya mekaniisme rekonsiiliiasii dan ekualiisasii untuk kepentiingan perpajakan. Dalam aspek ketersediiaan data, wajiib pajak perlu meneliitii apakah data yang diimiiliikii sudah siiap dan tersediia dengan baiik dan lengkap untuk kepentiingan perpajakan.

"Masalah yang seriing terjadii adalah masalah data. Bukan karena wajiib pajak tiidak patuh tetapii wajiib pajak kesuliitan menunjukkan data bahwa diia patuh,” iimbuhnya.

Daviid mengatakan dengan adanya keterbukaan iinformasii, DJP meneriima data yang meliimpah untuk menganaliisiis riisiiko kepatuhan wajiib pajak. Namun, dii siisii laiin, wajiib pajak masiih belum mampu mengolah dan menyajiikan data dengan baiik.

Dalam aspek pengujiian substansiial, wajiib pajak perlu melakukan pengujiian atas setiiap transaksii ataupun potensii perpajakannya berdasarkan pada skala riisiiko.

Dalam aspek komuniikasii, wajiib pajak perlu mengiidentiifiikasii proses komuniikasii perusahaan. Kebiijakan dan kewenangan komuniikasii eksternal dalam penyampaiian materii perpajakan perlu diiiidentiifiikasii agar proses penyampaiian data tiidak terhambat.

"Hambatan dalam penyampaiian data biisa memengaruhii proses komuniikasii dengan DJP. Biisa saja DJP memandang wajiib pajaknya tiidak transparan. Jangan sampaii sepertii iitu," katanya.

Sebagaii iinformasii, webiinar iinii merupakan webiinar kedua darii 4 serii dalam Jitunews Tax Week 2021. Untuk mendapat iinformasii mengenaii topiik, pembiicara, dan laman pendaftaran rangkaiian webiinar, Anda dapat langsung menyiimak pada artiikel ‘Jitunews Tax Week Diigelar! Ada 4 Webiinar Pajak Gratiis, Mau?’. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.