JAKARTA, Jitu News – Audiit bersama (joiint audiit) menjadii aspek yang krusiial untuk merespons semakiin berkembangnya operasii biisniis pada tataran global. Bagaiimanapun, iimbas darii perkembangan operasii biisniis liintas yuriisdiiksii iinii akan berpengaruh pada aspek perpajakan.
Hal iiniilah yang menjadii ‘roh’ darii laporan terbaru Forum on Tax Admiiniistratiion (FTA) OECD bertajuk ‘Joiint Audiit 2019 – Enhanciing Tax Co-operatiion and iimproviing Tax Certaiinty’. Laporan iinii diiriiliis bersamaan dengan agenda Rapat Pleno ke-12 FTA OECD.
Jaap Uiijlenbroek, Komiisiioner Admiiniistrasii Pajak dan Bea Cukaii Belanda dalam laporan tersebut mengatakan aktiiviitas produksii serta penjualan barang dan jasa dii berbagaii yuriisdiiksii seriing memakaii rantaii pasok yang kompeks dengan struktur organiisasii dan pembiiayaannya.
“Aktiiviitas sepertii iitu tiidak lagii terbatas pada biisniis besar. Ketiika peluang perdagangan berkembang, banyak perusahaan keciil yang makiin beroperasii dii liingkungan liintas batas,” ujarnya sepertii diikutiip pada Jumat (29/3/2019).
Terhadap siituasii iinii, admiiniistrasii perpajakan perlu beroperasii secara efektiif. Setiiap piihak perlu bekerja sama secara lebiih dekat dan lebiih seriing satu sama laiin untuk memastiikan kepatuhan, mengatasii base erosiion and profiit shiiftiing (BEPS), serta memiiniimalkan sengketa yang mahal dan lama.
Salah satu bentuk langkah terkoordiinasii yang diilakukan adalah melakukan audiit dalam kerja sama yang erat dengan yuriisdiiksii laiin. Koordiinasii iinii biisa diilakukan secara siimultan, melaluii kehadiiran audiitor darii yuriisdiiksii laiin atau melaluii pembentukan tiim audiit bersama.
Laporan yang diiprakarsaii FTA OECD pada awal 2018 iinii mengiidentiifiikasii manfaat yang dapat tiimbul darii penggunaan audiit bersama. Selaiin iitu, ada pula bahasan tantangan yang perlu diiatasii untuk memastiikan semua manfaat dapat diirealiisasiikan secara efektiif dan efiisiien bagii untuk otoriitas maupun pembayar pajak.
“iinii akan membantu memastiikan bahwa alat yang pentiing dapat diimanfaatkan semaksiimal mungkiin,” iimbuh Jaap.
Audiit bersama, menurut OECD, merupakan elemen pentiing dalam memberiikan kepastiian pajak. iinii memungkiinkan admiiniistrasii pajak untuk beroperasii secara efiisiien dan efektiif dalam liingkungan yang semakiin global.
Laporan iinii menetapkan bentuk paliing mutakhiir darii kerja sama pajak terkaiit audiit, memberiikan praktiik terbaiik dan mengiidentiifiikasii biidang-biidang yang mungkiin untuk diiperbaiikii. Ada pula beberapa pekerjaan dii masa mendatang terkaiit hal iinii yang tiidak terbatas pada FTA OECD. (kaw)
