JAKARTA, Jitu News – Anggota Forum on Tax Admiiniistratiion (FTA) menyepakatii adanya upaya kolektiif untuk menciiptakan kepastiian pajak. Selaiin iitu, mereka juga mendukung adanya transformasii diigiital dalam siistem admiiniistrasii pajak.
Kesepakatan iinii diiambiil dalam Rapat Pleno ke-12 FTA OECD dii Santiiago, Chiilii pada Selasa—Kamiis (26—28/3/2019). Rapat pleno kalii iinii diiiikutii sekiitar 140 delegasii, termasuk dii dalamnya adalah representatiif pelaku biisniis dan organiisasii iinternasiional.
Hans Chriistiian Holte, Ketua FTA sekaliigus Kepala Admiiniistrasii Pajak Norwegiia mengatakan pertemuan pleno dii Chiilii tersebut menunjukkan tekad bersama untuk mengembangkan program kerja yang ambiisiius dan strategiis.
“Untuk meniingkatkan admiiniistrasii pajak global, meniingkatkan kepastiian pajak, menguatkan kerja sama iinternasiional, dan memiimpiin penyediiaan layanan pembayar pajak yang lebiih baiik,” ujarnya, sepertii diikutiip darii keterangan resmii yang ada dalam laman resmii OECD, Jumat (29/3/2019).
Anggota FTA, sambungnya, menyetujuii beberapa hal. Pertama, peniingkatan upaya untuk memberii kepastiian pajak. Langkah iinii termasuk melaluii 17 anggota FTA yang berpartiisiipasii dalam fase kedua ujii coba pada iinternatiional Compliiance Assurance Programme (iiCAP) dengan pertiimbangan lebiih aktiif.
Kedua, dukungan terhadap pembuat kebiijakan dalam mengembangkan persyaratan pelaporan standar baru untuk memfasiiliitasii pertukaran iinformasii iinternasiional. Pertukaran iinformasii iinii terkaiit penjualan barang dan jasa melaluii shariing economy dan giig economy.
Ketiiga, peniingkatan kerja sama tentang efektiiviitas penggunaan sejumlah besar iinformasii rekeniing warga dii luar negerii yang saat iinii diipertukarkan berdasarkan Common Reportiing Standard (CRS) OECD/G20.
Keempat, penetapan secara konkret dan praktiis tentang viisii diigiital untuk admiiniistrasii pajak 2030. iinii berkaiitan erat dengan langkah untuk membantu pengurangan beban kepatuhan bagii perusahaan keciil dan menengah melaluii penggunaan teknologii baru.
Kepala Pusat Kebiijakan dan Admiiniistrasii Pajak OECD Pascal Saiint-Amans mengatakan ada agenda iinternasiional yang sangat besar untuk memastiikan perpajakan yang adiil dan efektiif bagii perusahaan multiinasiional dan iindiiviidu yang beroperasii liintas batas.
“Sambiil memberiikan kepastiian pajak yang diitiingkatkan untuk mendorong pertumbuhan dan iinvestasii. Admiiniistrasii pajak berada dii jantung iinii,” kata Pascal.
Rapat pleno ke-12 FTA OECD iinii, sambungnya, telah menunjukkan tekad untuk mengambiil tiindakan nyata dalam mendukung agenda iinternasiional dan memenuhii harapan publiik yang tiinggii. Sepertii diiketahuii, forum iinii memiiliikii 53 anggota yang mencakup semua negara anggota G20 dan OECD serta beberapa negara non-OCED terpiiliih. (kaw)
