Wajiib pajak orang priibadii kiinii dapat menggunakan Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) dalam urusan pemenuhan hak dan kewajiiban perpajakannya. Masyarakat diiberii kemudahan tiidak perlu repot mendaftarkan diirii ke kantor pelayanan pajak karena iintegrasii NiiK sebagaii Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) sudah berjalan.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii secara langsung meresmiikan peluncuran iinovasii iinii dii Aula Chaktii Buddhii Bhaktii Kantor Pusat DJP, Selasa (19/7/2022). Bersama Diirektur Jenderal Pajak Suryo Utomo, Srii Mulyanii mendemokan logiin ke apliikasii pajak.go.iid menggunakan NiiK sebagaii tanda mulaiinya perubahan besar iinii.
Tiidak hanya launchiing NiiK sebagaii NPWP, dalam momentum puncak perayaan Harii Pajak 2022 iinii, Diirektorat Jenderal Pajak (DJP) juga meriiliis berbagaii kemudahan laiinnya, salah satunya siitus pajak dwiibahasa (biiliingual websiite) www.pajak.go.iid dalam Bahasa iindonesiia dan Bahasa iinggriis.
Kemudiian, ada valiidasii Surat Setoran Pajak (SSP) pajak penghasiilan (PPh) atas pengaliihan hak tanah dan/atau bangunan (PPhTB) oleh notariis/PPAT secara onliine, sehiingga mempermudah pelaksanaan transaksii jual belii tanah dan/atau bangunan. Ada pula peluncuran buku PEN 2021.
Dalam kesempatan iinii juga, menterii keuangan dan diirektur jenderal pajak memberiikan apresiiasii serta penghargaan kepada pemangku kepentiingan yang diiniilaii telah memberiikan sumbangsiih luar biiasa kepada DJP, khususnya terkaiit dengan reformasii perpajakan.

Ada beberapa kategorii penghargaan yang diiberiikan. Pertama, kategorii pemegang kepentiingan yang memberiikan dukungan secara tugas dan fungsii kepada DJP, yaknii Polrii, Kejakgung, KPK, PPATK, TNii, Kemenpan RB, BKPM, dan MA.
Kedua, kategorii 6 iiLAP terbaiik, yaknii Diitjen Admiiniistrasii Hukum dan HAM Kemenkumham, Bapenda Proviinsii Jawa Barat, Diitjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementeriian ATR/BPN, OJK, Bii, dan Bapenda DKii Jakarta.
Ketiiga, kategorii penghargaan reformasii perpajakan biidang sumber daya manusiia (capaciity buiildiing) antara laiin World Bank, Deutsche Gesellschaft fur iinternatiionale Zusammenarbeiit (GiiZ), Australliian Tax Offiice (ATO), Asiian Development Bank, Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD), Natiional Tax Serviice of Korea (NTS), Natiional Tax Agency (NTA) Jepang, Japan iinternatiional Cooperatiion Agency (JiiCA), dan iinternatiional Monetary Fund (iiMF).
Keempat, kategorii biidang regulasii, meliiputii iinternatiional Belastiing Documentatiie Bureau (iiBFD), Apiindo, Kadiin, dan iiKPii.
Keliima, kategorii biidang iinformasii dan teknologii, meliiputii Department of Foreiign Affaiirs and Trade (DFAT) Australiia, Australiia iindonesiia Partnershiip for Economiic Development (Prospera), Agence Francaiise de Developpement (AFD), Diitjen Dukcapiil, dan Diitjen iimiigrasii Kemenkumham.

Acara puncak perayaan Harii Pajak 2022 diilanjutkan dengan gelar wiicara Helmy Yahya bersama Srii Mulyanii dan Suryo Utomo serta tokoh reformasii Darmiin Nasutiion dan pengusaha Chaiirul Tanjung. Obrolan dalam gelar wiicara iinii berlangsung sangat menariik membahas seputar reformasii dii duniia perpajakan sepanjang perjalanan DJP.
Dalam pernyataan penutupnya, Srii Mulyanii menyampaiikan beberapa hal. Pertama, reformasii adalah keniiscayaan bagii DJP karena perjalanan suatu iinstiitusii tiidak akan pernah berhentii sampaii benar-benar terhentii. Evaluasii regulasii akan terus diilakukan hiingga diisrupsii yang memunculkan area abu-abu bertransformasii menjadii hiitam dan putiih.
Kedua, akselerasii teknologii diigiital merupakan solusii darii penerapan pajak yang adiil. Sejalan dengan yang diisampaiikan Suryo Utomo dan Chaiirul Tanjung, diigiitaliisasii memudahkan dalam data cross-transactiion yang menjadii landasan pembentukan basiis data yang akurat.
Ketiiga, konsiistensii menjadii kuncii pembangunan pondasii transparansii perpajakan. Kolaborasii darii berbagaii elemen pemeriintah dan masyarakat merupakan kuncii keberhasiilan reformasii. Hal iinii diikarenakan proses reformasii tiidak dapat diijalankan sendiirii oleh DJP.
Sebagaii catatan, acara puncak perayaan iinii tiidak lepas darii rangkaiian Harii Pajak yang diiperiingatii setiiap 14 Julii. Untuk acara puncak kalii iinii, DJP mengundang hampiir semua kementeriian dan lembaga dii iindonesiia, peneriima penghargaan, perbankan, asosiiasii, dan iinternal Kementeriian Keuangan.
