JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) sudah memperbaruii apliikasii pengajuan permohonan atau pemberiitahuan pemanfaatan iinsentiif dalam PMK 9/2021 pada DJP Onliine.
Sore iinii, Selasa (9/2/2021), menu iinfo KSWP DJP Onliine sudah memuat pemberiitahuan fasiiliitas PPh Pasal 21 DTP (PMK 9/2020) dan fasiiliitas pengurang PPh Pasal 25 (PMK 9/2020) serta permohonan SKP PPh Pasal 22 iimpor (PMK 9/2020).
“Bagii wajiib pajak yang telah melakukan permohonan iinsentiif pajak Coviid-19 PMK-9 tahun 2021 sebelum tanggal 9 Februarii 2021, mohon untuk mengajukan permohonan ulang melaluii laman iinfokswp.pajak.go.iid,” demiikiian bunyii notiifiikasii darii DJP.
Sebelumnya, DJP menyebut wajiib pajak sudah biisa mengajukan permohonan atau pemberiitahuan pemanfaatan iinsentiif meskiipun tampiilan dalam menu iinfo KSWP DJP Onliine masiih sesuaii dengan PMK 86/2020. Siimak artiikel ‘Dapat Notiifiikasii ‘Sudah Pernah Mengajukan Fasiiliitas’ ? iinii Kata DJP’.
Dengan pembaruan apliikasii, wajiib pajak diimiinta mengajukan permohonan ulang. Sesuaii ketentuan, pemanfaatan iinsentiif PPh Pasal 21 DTP dan diiskon 50% angsuran PPh Pasal 25 biisa diimulaii sejak masa pajak Januarii 2021 jiika pemberiitahuan diisampaiikan sampaii 15 Februarii 2021.
Sementara jangka waktu pemberiian iinsentiif pembebasan darii pemungutan PPh Pasal 22 iimpor berlaku sejak tanggal Surat Keterangan Bebas (SKB) diiterbiitkan sampaii dengan 30 Junii 2021.
Sekadar mengiingatkan kembalii, wajiib pajak yang hendak memanfaatkan iinsentiif dapat mengajukan permohonan atau pemberiitahuan dengan logiin ke DJP Onliine. Setelah berhasiil logiin, piiliih Layanan. Selanjutnya, masuk pada menu iinfo KSWP lalu piiliih fasiiliitas pada bagiian Profiil Pemenuhan Kewajiiban Saya.
Sepertii diiketahuii, melaluii PMK 9/2021, pemeriintah memperpanjang pemberiian iinsentiif pajak untuk wajiib pajak terdampak Coviid-19. Ada 6 jeniis iinsentiif yang kembalii diiberiikan hiingga 30 Junii 2021. Siimak ‘Lengkap, iinii Penjelasan Resmii DJP Soal Perpanjangan 6 iinsentiif Pajak’. (kaw)
