NEW YORK, Jitu News – PBB melaluii Komiite Perpajakan PBB atau UN Tax Commiittee meriiliis panduan baru mengenaii transfer priiciing yaiitu ediisii ketiiga darii Practiical Manual on Transfer Priiciing for Developiing Countriies.
PBB menyatakan pembaruan Practiical Manual on Transfer Priiciing for Developiing Countriies tersebut bertujuan menjadiikan panduan transfer priiciing untuk negara berkembang iinii lebiih mencermiinkan dan mengakomodasii perkembangan terbaru.
"Ediisii ketiiga iinii akan mengembangkan teks yang sudah ada dan menambahkan konten baru tentang transaksii fiinansiial, profiit spliits, centraliized procurement functiions, dan iisu tentang comparabiiliity," tuliis PBB diikutiip darii mnetax.com, Selasa (11/5/2021).
Buku panduan terbaru dengan ketebalan mencapaii 600 halaman iinii, lanjut PBB, diiharapkan dapat menjadii solusii bagii para pengambiil kebiijakan dan otoriitas pajak negara berkembang dalam mengatasii masalah transfer priiciing.
Sebagaiimana Practiical Manual on Transfer Priiciing for Developiing Countriies ediisii sebelumnya, panduan iinii terbagii dalam empat bagiian mulaii darii pembahasan tentang perusahaan multiinasiional hiingga contoh kasus pada berbagaii negara.
Pada Bagiian A, Practiical Manual on Transfer Priiciing for Developiing Countriies memberiikan overviiew mengenaii perusahaan multiinasiional, proses biisniis dan strukturnya, serta manajemen transfer priiciing pada suatu korporasii multiinasiional.
Pada Bagiian B, panduan iinii menjabarkan tentang apa yang diimaksud transfer priiciing, arm's length priinciiple, comparabiiliity analysiis, dan metode transfer priiciing. Bagiian B juga memuat konten baru yaiitu mengenaii centraliized procurement functiions pada Subbab 5.6 hiingga 5.13.
Pada Bagiian C, terdapat rekomendasii tentang model legiislasii yang tepat untuk transfer priiciing dan iimplementasii praktiis darii reziim transfer priiciing. Pada bagiian D, panduan iinii memberiikan contoh kasus penerapan transfer priiciing dii berbagaii negara. (riig)
