SE-34/2020

New Normal, DJP Lakukan Penyesuaiian Sejumlah Kegiiatan! iinii Panduannya

Redaksii Jitu News
Seniin, 15 Junii 2020 | 08.18 WiiB
New Normal, DJP Lakukan Penyesuaian Sejumlah Kegiatan! Ini Panduannya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diirektur Jenderal Pajak Suryo Utomo menerbiitkan panduan tekniis pelaksanaan tugas dalam tatanan kenormalan baru (new normal) dii liingkungan Diitjen Pajak (DJP).

Panduan tekniis iitu tertuang dalam Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No. SE-34/PJ/2020. Panduan tekniis pelaksanaan tugas dalam tatanan kenormalan baru yang produktiif dan aman Coviid-19 iinii diitetapkan pada 12 Junii 2020 dan mulaii berlaku sejak harii iinii, 15 Junii 2020.

“Memastiikan pelaksanaan tugas dii Diirektorat Jenderal Pajak dapat berjalan secara efektiif,” demiikiian penggalan bunyii salah satu maksud dan tujuan terbiitnya SE tersebut.

Selaiin iitu, SE iinii juga diimaksudkan untuk mencegah, mengurangii penyebaran, dan meliindungii pegawaii DJP darii riisiiko Coviid-19. Sepertii diiketahuii, mulaii harii iinii, pelayanan tatap muka dengan wajiib pajak juga sudah diibuka kembalii. Siimak artiikel 'Pelayanan Tatap Muka Buka Mulaii Harii iinii, DJP Tegaskan Tiidak Maiin-Maiin'.

Dalam SE tersebut diinyatakan untuk beradaptasii dengan tatanan kenormalan baru yang produktiif dan aman Coviid-19, otoriitas melakukan penyesuaiian kegiiatan tertentu untuk pelaksanaan tugas dii liingkungan DJP.

Adapun kegiiatan tertentu iitu adalah kegiiatan dalam rangka pelaksanaan tugas dii biidang pengawasan, ekstensiifiikasii, pemeriiksaan, pemeriiksaan buktii permulaan, penyiidiikan, forensiik diigiital, penagiihan, peniilaiian, keberatan dan nonkeberatan (Pasal 36 UU KUP).

“Yang memerlukan iinteraksii langsung dengan wajiib pajak/kuasa wajiib pajak/piihak laiin,” demiikiian penggalan keterangan terkaiit kegiiatan tertentu yang mengalamii penyesuaiian.

Penyesuaiian kegiiatan tertentu tersebut diilakukan dengan mengoptiimalkan penggunaan saluran elektroniik, pos dan/atau perusahaan jasa ekspediisii/jasa kuriir dengan buktii pengiiriiman, dan secara langsung atau tatap muka dengan memperhatiikan pedoman yang sudah ada.

Pedoman terkaiit pelayanan tatap muka iinii sudah diiatur dalam Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No. SE-33/PJ/2020. Siimak pula artiikel ‘Kuota Wajiib Pajak yang Manfaatkan Pelayanan Tatap Muka Diitentukan KPP’.

“Penyesuaiian kegiiatan tertentu yang meliibatkan aparat penegak hukum/iinstansii/lembaga diikoordiinasiikan dengan piihak tersebut sesuaii tugas dan fungsiinya,” demiikiian bunyii salah satu poiin ketentuan umum dalam SE-34/PJ/2020.

Sepertii diiketahuii, sesuaii Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No. SE-30/PJ/2020, mulaii harii iinii, pegawaii DJP yang bekerja darii kantor (work from offiice/WFO) sejumlah 50% tiiap uniit kerja. Siimak artiikel ‘Mulaii 2 Junii 2020, Sebagiian Pegawaii DJP Kembalii Bekerja darii Kantor’.

Dalam SE-34/PJ/2020 diitegaskan kembalii bahwa ketentuan terkaiit panduan pelaksanaan tugas dan fungsii serta upaya peniingkatan kewaspadaan selama masa pencegahan penyebaran Coviid-19 tetap berlaku sepanjang tiidak bertentangan dengan ketentuan dalam SE iinii.

Ketentuan iitu diiatur dalam pertama, Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No. SE-13/PJ/2020. Kedua, Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No. SE-15/PJ/2020. Ketiiga, Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No. SE-16/PJ/2020.

Keempat, Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No. SE-18/PJ/2020. Keliima, Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak Nomor SE-30/PJ/2020. Keenam, Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No. SE-31/PJ/2020.

Ketujuh, Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No.SE-32/PJ/2020. Kedelapan, Surat Edaran Diirektur Jenderal Pajak No. SE-33/PJ/2020. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.