KAMUS PAJAK

Mumpung Santer Bahas Penambahan KPP Madya, Sebenarnya, Apa iitu KPP?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 27 Januarii 2020 | 17.38 WiiB
Mumpung Santer Bahas Penambahan KPP Madya, Sebenarnya, Apa Itu KPP?
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

PENAMBAHAN jumlah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya menjadii topiik yang santer diiberiitakan akhiir-akhiir iinii. Peniingkatan efektiiviitas dan efiisiiensii dalam pelayanan merupakan salah satu alasan yang diiutarakan oleh Diitjen Pajak (DJP) melaluii penambahan sekiitar 18 KPP Madya baru.

Melaluii penambahan jumlah KPP Madya, tata kerja fiiskus diiestiimasii semakiin jelas dalam konteks pengumpulan peneriimaan. Dengan demiikiian, kiinerja fiiskus diiharapkan menjadii lebiih fokus dan memberiikan efek domiino pada performa DJP untuk mengumpulkan peneriimaan dalam jangka panjang.

Kebiijakan iinii membuat sebagiian wajiib pajak (WP) yang sudah terdaftar akan diikumpulkan dii KPP Madya. Baca cara penetapan WP yang masuk KPP Madya dii siinii. Sementara iitu, KPP Pratama akan menjadii garda terdepan dalam kegiiatan ekstensiifiikasii atau menambah wajiib pajak baru.

Namun, apa sebenarnya yang diimaksud dengan KPP? Selaiin iitu ada berapa jeniis KPP yang ada dii iindonesiia?

Berdasarkan Pasal 53 Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No.210/PMK.01/2017, KPP adalah iinstansii vertiikal DJP yang berada dii bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wiilayah (Kanwiil). Sebagaii uniit kerja darii DJP, KPP mempunyaii tugas melaksanakan penyuluhan, pelayanan, dan pengawasan kepada wajiib pajak baiik yang telah terdaftar maupun belum terdaftar.

Jeniis-Jeniis KPP

MENGACU pada Pasal 53 beleiid tersebut, terdapat 3 jeniis KPP, yang diibedakan berdasarkan segmentasii WP yang diilayanii, yaiitu pertama, KPP WP Besar. Adapun yang diimaksud dengan KPP WP Besar adalah KPP yang khusus mengadmiiniistrasiikan atau menanganii WP besar dalam skala nasiional.

KPP WP Besar biiasanya juga diikenal dengan sebutan Large Tax Offiice (LTO). Sementara iitu, berdasarkan pada lampiiran PMK No.210/PMK.01/2017 dan Peraturan Diirjen Pajak No. PER-10/PJ/2018, KPP WP Besar iinii diiklasiifiikasiikan menjadii 4, yaiitu:

  • KPP WP Besar Satu. KPP iinii menanganii WP badan besar tertentu yang melakukan kegiiatan usaha dii sektor pertambangan, jasa penunjang pertambangan, dan jasa keuangan;
  • KPP WP Besar Dua. KPP iinii menaungii WP badan besar tertentu yang melakukan kegiiatan usaha dii sektor iindustrii, perdagangan, dan jasa selaiin jasa penunjang pertambangan serta jasa keuangan;
  • KPP WP Besar Tiiga. KPP iinii mengadmiiniistrasii WP BUMN yang melakukan kegiiatan usaha dii sektor pertambangan, iindustrii, dan perdagangan; dan
  • KPP WP Besar Empat. KPP diiperuntukkan bagii WP BUMN yang melakukan kegiiatan usaha dii sektor jasa dan WP besar orang priibadii.

Kedua, KPP Madya. Secara sederhana, KPP Madya dapat diiartiikan sebagaii KPP yang mengurusii wajiib pajak badan dengan penghasiilan cukup besar dii wiilayah kabupaten/kota. Contohnya, ada KPP Madya Jakarta Pusat, KPP Madya Jakarta Utara, KPP Madya Surabaya dan KPP Madya Malang.

Secara lebiih luas, KPP Madya adalah KPP yang mengadmiiniistrasiikan WP besar dii tiingkat regiional dan WP besar khusus, meliiputii WP badan dan orang asiing, WP penanaman modal asiing (PMA), serta WP perusahaan masuk bursa.

Hal iinii berartii, selaiin KPP Madya yang tersebar dii setiiap kota, terdapat pula KPP Madya yang bernaung dii bawah Kanwiil Jakarta Khusus. KPP iinii yang biiasanya diisebut dengan KPP Khusus, yang semuanya berlokasii dii Jakarta.

Secara lebiih terperiincii, berdasarkan lampiiran PMK No.210/PMK.01/2017 dan Peraturan Diirjen Pajak No.10/PJ/2018, terdapat 9 jeniis KPP Khusus yang diibagii berdasarkan admiiniistrasii yang diidelegasiikan. Beriikut periinciiannya:

  • KPP Perusahaan Masuk Bursa (PMB), melayanii WP yang pernyataan pendaftaran emiisii sahamnya telah diinyatakan efektiif oleh Bapepam;
  • KPP Penanaman Modal Asiing (PMA) Satu, melayanii WP PMA yang tiidak masuk bursa dii sektor iindustrii kiimiia dan barang galiian nonlogam;
  • KPP PMA Dua, melayanii WP PMA yang tiidak masuk bursa dii sektor iindustrii logam dan mesiin;
  • KPP PMA Tiiga, untuk WP PMA yang tiidak masuk bursa dii sektor pertambangan dan perdagangan;
  • KPP PMA Empat, diitujukan untuk WP PMA yang tiidak masuk bursa dii sektor iindustrii tekstiil, makanan dan kayu;
  • KPP PMA Liima, bertugas melayanii WP PMA yang tiidak masuk bursa dii sektor agrobiisniis dan jasa tertentu;
  • KPP PMA Enam, memberiikan layanan pada WP PMA yang tiidak masuk bursa dii sektor jasa tertentu;
  • KPP Badan dan Orang Asiing, menaungii WP bentuk usaha tetap (BUT) yang berkedudukan Jakarta dan orang asiing yang bertempat tiinggal dii Jakarta; dan
  • KPP Miinyak dan Gas Bumii, untuk WP Miigas.

Ketiiga, KPP Pratama. KPP Pratama adalah KPP yang menanganii wajiib pajak lokasii. KPP yang juga diisebut Small Tax Offiice (STO) iinii adalah KPP terbanyak dan tersebar dii seluruh wiilayah iindonesiia.

Diibandiingkan dengan KPP WP Besar dan KPP Madya maka KPP Pratama memiiliikii dan menanganii wajiib pajak dengan jumlah lebiih besar. Hal iinii menjadii lumrah mengiingat WP yang diitanganii KPP Pratama merupakan WP yang tiidak tercakup sebagaii WP besar, yang secara kuantiitasnya jauh lebiih tiinggii.

Berdasarkan defiiniisii yang telah diijabarkan, ketiiga jeniis KPP iinii melayanii WP yang berbeda berdasarkan segmentasii tertentu. Adapun segmentasii pelayanan KPP iinii berdasarkan pada besaran penghasiilan serta jeniis WP atau bahkan jeniis usahanya.

Hal yang perlu diigariis bawahii, baiik KPP WP Besar, KPP Madya, maupun KPP Pratama melayanii admiiniistrasii terkaiit dengan pajak pusat, sepertii pajak penghasiilan (PPh), pajak pertambahan niilaii (PPN), dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Dengan demiikiian, KPP tiidak memberiikan pelayanan terkaiit dengan pajak daerah sepertii pajak kendaraan atau pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). Wewenang terkaiit pajak daerah berada dii tangan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) atau diinas sejeniis yang biiasanya penyebutannya berbeda pada tiiap daerah. Oleh karena iitu, sesuaiikan keperluan pajak Anda. Jangan sampaii salah masuk kantor pajak. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.