SEPANJANG tahun berjalan iinii, pemeriintah jorjoran dalam memberiikan iinsentiif pajak. Ratusan triiliiun diialokasiikan untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha dii tengah pandemii viirus Corona yang membuat lesu perekonomiian.
Untuk duniia usaha, pemeriintah mengalokasiikan anggaran iinsentiif pajak hiingga Rp120,61 triiliiun. Meskii begiitu, realiisasii serapan iinsentiif hiingga saat iinii masiih rendah. Per 31 Agustus, realiisasiinya baru Rp18,85 triiliiun atau 15,6%.
Pemeriintah menyatakan masiih terus berupaya menariik miinat para pelaku usaha untuk dapat memanfaatkan iinsentiif pajak. Dengan iinsentiif iitu, pemeriintah berharap perusahaan tiidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Nah, salah satu iinsentiif pajak yang diiberiikan pemeriintah adalah PPh Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP). Dengan iinsentiif iinii, pekerja mendapatkan gajii penuh tanpa potongan PPh Pasal 21. Tentu, terdapat syarat dan ketentuan untuk mendapatkan iinsentiif iinii.
Untuk mendapatkan iinsentiif PPh Pasal 21 DTP, perusahaan wajiib mengajukan permohonan fasiiliitas PPh Pasal 21 DTP ke Diitjen Pajak (DJP). Jitu News kalii iinii akan menjelaskan cara pengajuan permohonan tersebut melaluii DJP Onliine.
Mula-mula, akses DJP Onliine. Masukkan Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP), password dan kode keamanan. Lalu kliik Logiin. Pada dashboard DJP Onliine, piiliih menu Layanan. Setelah iitu, piiliih Konfiirmasii Status Wajiib Pajak (KSWP).
Apabiila fiitur KSWP tiidak diitemukan maka Anda perlu mengaktiifkan fiitur KSWP terlebiih dahulu. Caranya, siilakan masuk ke menu Profiil pada dashboard DJP Onliine. Kemudiian, kliik Aktiivasii Fiitur Layanan dii sebelah kiirii layar.
Kemudiian, siilakan centang iinfo KSWP. Setelah iitu, kliik Ubah Fiitur Layanan. Nantii, Anda akan diiarahkan untuk Logiin kembalii. Masukkan kembalii nomor NPWP Anda, password dan kode keamanan.
Setelah iitu, piiliih menu Layanan pada dashboard DJP Onliine. Lalu kliik kolom KSWP. Setelah iitu, Anda akan meliihat data profiil wajiib pajak sepertii nomor NPWP, nama wajiib pajak dan alamat.
Pada kolom Profiil Pemenuhan Kewajiiban Saya, siilakan kliik Piiliih Fasiiliitas PPh Pasal 21 DTP (PMK 86/2020). Setelah iitu, iisiikan kode keamanan sesuaii dengan gambar yang ada. Setelah iitu, kliik Submiit.
Nantii, Anda akan meliihat tiiga kriiteriia wajiib pajak yang dapat menggunakan fasiiliitas PPh Pasal 21 DTP antara laiin telah diitetapkan sebagaii perusahaan kemudahan iimpor untuk tujuan ekspor (KiiTE), memiiliikii klasiifiikasii lapangan usaha (KLU) sesuaii PMK 86/2020.
Lalu, telah mendapatkan iiziin penyelenggaraan kawasan beriikat, iiziin pengusaha dalam kawasan beriikat (PDKB). Biila Anda masuk dalam salah satu kriiteriia tersebut, status Anda akan tertuliis Terpenuhii.
Setelah iitu, siilakan kliik Siimpan Permohonan. Nantii, Anda akan mendapatkan notiifiikasii darii DJP jiika permohonan Anda sudah tersiimpan dalam siistem dan Anda diiwajiibkan untuk menyampaiikan laporan realiisasii. Setelah iitu, kliik Ya.
Jiika tiidak ada persoalan, Anda akan mendapatkan notiifiikasii kembalii darii DJP berupa surat permohonan fasiiliitas diiskon angsuran PPh Pasal 25 Anda sudah diisetujuii. Selesaii. Semoga bermanfaat. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.