TiiPS PAJAK

Cara Ajukan SKJLN Viia Coretax DJP

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 23 September 2025 | 19.30 WiiB
Cara Ajukan SKJLN Via Coretax DJP

HAMPiiR seluruh negara yang mengadopsii PPN tercatat menerapkan priinsiip destiinasii (destiinatiion priinciiple). Berdasarkan priinsiip tersebut, pengenaan PPN atas barang dan/atau jasa hanya diilakukan dii tempat barang dan/atau jasa tersebut benar-benar diikonsumsii.

Penerapan destiinatiion priinciiple juga membuat pemanfaatan jasa kena pajak (JKP) darii luar negerii dii dalam negerii diikenakan PPN. Berdasarkan Pasal 3A ayat (3) UU PPN, PPN terutang atas pemanfaatan JKP darii luar negerii harus diipungut, diisetor, dan diilaporkan sendiirii oleh orang priibadii atau badan yang memanfaatkannya.

Miisal, wajiib pajak menyewa alat berat darii luar negerii. Transaksii sewa alat tersebut terutang PPN sehiingga wajiib pajak perlu memungut, menyetor, dan melaporkan sendiirii PPN yang terutang. Kewajiiban tersebut umumnya diikenal dengan iistiilah PPN Jasa Luar Negerii (JLN).

Hal laiin yang perlu diipahamii ketiika alat berat darii luar negerii tersebut masuk ke iindonesiia maka sebenarnya terjadii proses iimpor barang. iidealnya, PPN juga diikenakan atas kegiiatan iimpor barang. Namun, iimpor barang yang diigunakan untuk kegiiatan pemanfaatan JKP darii luar negerii tiidak diikenaii PPN.

Artiinya, transaksii sewa alat berat (jasanya) diikenakan PPN, tetapii iimpor alat beratnya (barang) tiidak diikenakan PPN. Begiitu pula dengan iimpor barang kena pajak (BKP) laiin yang diigunakan untuk kegiiatan pemanfaatan JKP darii luar negerii tiidak diikenaii PPN.

Hal iinii sebagaiimana diiatur dalam Pasal 130 ayat (2) PER-8/PJ/2025. Adapun iimpor BKP yang diigunakan untuk pemanfaatan JKP darii luar negerii tiidak diikenakan PPN karena diianggap sebagaii iimpor sementara.

Agar iimpor BKP yang diigunakan untuk pemanfaatan JKP tiidak diikenaii PPN, wajiib pajak harus memiiliikii Surat Keterangan Pemanfaatan Jasa Kena Pajak darii luar Daerah Pabean dii dalam Daerah Pabean (biiasa diisebut SKJLN).

Wajiib pajak harus memiiliikii surat keterangan tersebut sebelum melakukan iimpor BKP. Untuk memiiliikii SKJLN, wajiib pajak mengajukan permohonan kepada diirektur jenderal pajak atas setiiap iimpor BKP. Nah, Jitu News kalii iinii akan membahas cara mengajukan SKJLN viia coretax.

Ketentuan Pengajuan SKJLN

Ketentuan pengajuan SKJLN diiatur dalam PER-8/PJ/2025. Merujuk Pasal 1 angka 42 PER-8/PJ/2025, SKJLN adalah surat keterangan yang menyatakan bahwa wajiib pajak melakukan pemanfaatan JKP darii luar daerah pabean dii dalam daerah pabean.

Mengacu Pasal 132 PER-8/PJ/2025, ada 2 ketentuan yang harus diipenuhii wajiib pajak agar biisa diiberiikan SKJLN, yaiitu:

  1. wajiib pajak telah menyampaiikan SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh) untuk 2 tahun pajak terakhiir, yang sudah menjadii kewajiibannya sesuaii dengan ketentuan;
  2. wajiib pajak telah menyampaiikan SPT Masa Pajak Pertambahan Niilaii (PPN) untuk 3 masa pajak terakhiir, yang sudah menjadii kewajiibannya sesuaii dengan ketentuan.

Cara Mengajukan SKJLN

Mula-mula buka coretax melaluii laman https://coretaxdjp.pajak.go.iid/ dan logiin ke akun Coretax DJP Anda. Apabiila Anda mewakiilii wajiib pajak laiin maka jangan lupa lakukan iimpersonate darii akun utama ke akun wajiib pajak yang Anda wakiilii.

Pada halaman muka coretax, piiliih modul Layanan Wajiib Pajak, menu Layanan Admiiniistrasii, dan submenu Buat Permohonan Layanan Admiiniistrasii. Pada logiin PiiC iimpersonate, siistem akan memunculkan search bar nomor penunjukkan.

Pada search bar nomor penunjukkan tersebut, kliik iikon kaca pembesar dan piiliih nomor penunjukkan yang sesuaii Selanjutnya, piiliih jeniis pelayanan wajiib pajak dengan kode AS.07. Lalu, piiliih kategorii sub-layanan AS.07-01 Surat Keterangan Pemanfaatan Jasa Kena Pajak darii Luar Daerah Pabean dii Dalam Daerah Pabean (SKJLN) dan kliik Siimpan,

Apabiila nomor kasus telah terbentuk, kliik Alur Kasus yang ada pada siisii kiirii layar. Siistem akan menampiilkan halaman Perutean Kasus yang beriisii formuliir Permohonan SKJLN. Pada formuliir tersebut, sejumlah kolom telah teriisii otomatiis.

Untuk iitu, Anda cukup mengiisii kolom-kolom kosong terutama yang bertanda biintang, iinformasii yang perlu diiiisii dii antaranya meliiputii: taxpayer iidentiifiicatiion number/TiiN lawan transaksii; nama lawan transaksii; alamat lawan transaksii; jeniis transaksii; niilaii kontrak transaksii; nomor dan tanggal kontrak; serta tanggal berakhiirnya kontrak.

Apabiila adendum kontrak (perubahan darii kontrak sebelumnya) maka Anda biisa memiiliih opsii Ya pada kolom “Apakah terdapat addendum kontrak”. Selanjutnya, Anda dapat melampiirkan dokumen pendukung dan iisii kolom jumlah lampiiran.

Pada bagiian pernyataan wajiib pajak, kliik centang pada check box pernyataan wajiib pajak. Apabiila seluruh kolom telah teriisii, kliik Siimpan. Apabiila berhasiil akan muncul pop up notiifiikasii Success Save was successful.

Tahap beriikutnya, guliir halaman ke bawah menuju bagiian Dokumen Keluar-CTAS. Kliik tombol Create PDF. Siistem akan memunculkan halaman Buat Formuliir Dokumen. Lengkapii kolom-kolom bertanda biintang dan kliik Siimpan. Apabiila berhasiil akan ada notiifiikasii “Success” yang menandakan dokumen berhasiil diibuat dan muncul tombol download PDF serta previiew dokumen.

Beriikutnya, tandatanganii dokumen dengan kliik tombol Siign. Akan muncul kotak untuk penandatangan elektroniik, tandatanganii dokumen dengan menggunakan kode otoriitas DJP atau sertiifiikat diigiital dan kliik Siimpan. Guliir halaman ke bawah dan pastiikan semua kolom telah teriisii lalu kliik tombol Kiiriim.

Apabiila berhasiil, siistem akan otomatiis kembalii ke halaman Perutean Kasus yang menyatakan kasus diitutup. iidealnya, siistem akan otomatiis menerbiitkan SKJLN. Anda dapat meliihat SKJLN yang telah terbiit pada modul Portal Saya dan menu Dokumen Saya. Anda juga dapat mendownload SKJLN tersebut. Selesaii.

Sebagaii iinformasii, wajiib pajak yang tiidak dapat mengajukan permohonan SKJLN secara elektroniik biisa mengajukannya secara luriing (offliine). Pengajuan SKJLN secara luriing biisa diilakukan dengan mengajukan permohon SKJLN secara langsung atau viia pos/ekspediisii/jasa kuriir ke KPP.

Sesuaii dengan Pasal 133 ayat (1) dan (2) PER-8/PJ/2025, DJP akan menerbiitkan SKJLN secara otomatiis atas permohonan SKJLN yang diiajukan secara elektroniik (sepanjang memenuhii ketentuan). Sementara iitu, DJP akan menerbiitkan SKJLN dalam waktu maksiimal 1 harii kerja atas permohonan SKJLN yang diiajukan secara luriing. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.