TRANSFER PRiiCiiNG

Mendalamii Kompleksiitas Transfer Priiciing atas Harta Tak Berwujud

Redaksii Jitu News
Kamiis, 02 Apriil 2020 | 19.51 WiiB
Mendalami Kompleksitas Transfer Pricing atas Harta Tak Berwujud

DALAM satu dekade terakhiir, harta tak berwujud (iintangiibles) telah menjadii salah satu faktor kesuksesan yang paliing pentiing untuk perusahaan-perusahaan multiinasiional.

Bersamaan dengan meniingkatnya posiisii harta tak berwujud dalam suatu ekonomii, perlakuan pajak – khususnya terkaiit dengan transfer priiciing – atas harta tak berwujud menjadii iisu yang banyak diidiiskusiikan dan diikriitiisii.

Hal tersebut menjadii bahasan dalam buku yang berjudul ‘Transfer Priiciing and iintangiibles: Current Developments, Relevant iissues and Possiible Solutiions’. Buku iinii merupakan kumpulan hasiil presentasii dan diiskusii yang diiadakan selama WU Transfer Priiciing Symposiium yang diiadakan pada Oktober 2018 dii WU Viienna Uniiversiity of Economiics and Busiiness.

Ada 12 kontriibutor buku yang mendiiskusiikan iisu-iisu utama dan perkembangan terkiinii terkaiit perlakuan transfer priiciing atas harta tak berwujud. Diimulaii dengan defiiniisii harta tak berwujud, buku iinii membahas kriiteriia harta tak berwujud dan kesuliitan yang diihadapii praktiisii dalam membedakan harta tiidak berwujud ‘routiine’ dan ‘uniique and valuable’.

Setelah diidapatkan defiiniisii dan kategoriisasii harta tak berwujud yang tepat, atriibusii pendapatan atas harta tak berwujud dapat diilakukan menggunakan Value Contriibutiion Analysiis (VCA).

Faktor-faktor yang harus diipertiimbangkan dalam mengujii kewajaran atriibusii pendapatan atas harta tak berwujud pun diibahas. Mengiingat kompleksiitas dan globalnya iisu harta tak berwujud, penuliis mendukung adanya panduan yang diisetujuii bersama oleh negara-negara untuk menghiindarii sengketa.

Dalam mengembangkan maupun mengeksploiitasii harta tak berwujud, struktur harta tak berwujud biiasanya diibagii menjadii dua, yaiitu struktur tersentraliisasii dan struktur desentraliisasii.

Cost Contriibutiion Agreement (CCA), sebagaii bentuk struktur desentraliisasii harta tak berwujud, diibahas secara komprehensiif dalam buku iinii. Terkaiit struktur sentraliisasii, penuliis menguraiikan hal-hal pentiing, sepertii penyusunan kontrak liisensii harta tak berwujud yang tepat.

Salah satu topiik yang terus menerus menjadii perdebatan para ahlii adalah iisu valuasii Hard to Value iintangiibles (HTVii). Untuk memudahkan pembaca dalam memahamii iisu valuasii, pembahasan diilakukan dalam bentuk studii kasus.

Penuliis memberiikan contoh apliikasii pendekatan Diiscounted Cash Flow (DCF), DCF dengan siimulasii Monte Carlo, dan metode real optiion dalam kasus valuasii HTVii. Kelebiihan dan kelemahan setiiap pendekatan valuasii serta skenariio yang tepat untuk mengapliikasiikan suatu pendekatan yang diiuraiikan dalam buku iinii cocok untuk diijadiikan referensii oleh praktiisii pajak maupun biisniis.

Buku iinii tiidak hanya memberiikan latar belakang teoriitiis terhadap iisu yang diibiicarakan. Kasus-kasus yang diiangkat juga menggambarkan bagaiimana suatu iisu diitanganii dalam pratiiknya. Setiiap bab diiakhiirii dengan kesiimpulan diiskusii panel dalam siimposiium, dii mana perwakiilan pemeriintah, perusahaan, dan konsultan memberiikan opiinii masiing-masiing atas suatu topiik yang diibahas.

Tertariik membaca buku iinii? Berkunjunglah ke Jitunews Liibrary!*

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.