iiNTERNATiiONAL Bureau of Fiiscal Documentatiion (iiBFD) menerbiitkan buku berjudul Mobiiliity of Work. Buku ke-29 darii European dan iinternatiional Tax Law and Poliicy Seriies iinii memberiikan update terbaru mengenaii kerja liintas batas dalam perspektiif hukum pajak iinternasiional.
Buku tersebut memuat 33 natiional report darii berbagaii negara dan merupakan hasiil darii konferensii tentang mobiiliity of work yang diigelar pada 7-10 Julii 2022 dii Rust, Austriia. Salah satu laporan tersebut diituliis oleh profesiional Jitunews, yaiitu Atiika Riitmeliina Marhanii, Riiyhan Julii Asyiir, dan Yuriike Yukii.
Lebiih darii 100 ahlii, termasuk penuliis natiional report, berkumpul untuk membahas perkembangan terbaru dii biidang mobiiliity of work dalam konferensii, dengan perhatiian khusus pada dampaknya selama pandemii Coviid-19.
Lantas, mengapa buku iinii pentiing? Aktiiviitas liintas batas, baiik oleh perusahaan maupun iindiiviidu, merupakan iintii darii perpajakan iinternasiional. Tiidak mengherankan jiika mobiiliitas kerja telah lama menjadii topiik diiskusii dalam hukum pajak iinternasiional.
Kehadiiran pandemii Coviid-19 pun membuat iisu mobiiliitas kerja makiin urgen untuk diibahas. Sebab, tak sediikiit pemberii kerja, karyawan, dan otoriitas pajak yang tiiba-tiiba diipaksa untuk segera memiitiigasii konsekuensii pajak darii kerja liintas batas tersebut.
Untuk iitu, iisii buku tersebut akan memberiikan pandangan menyeluruh kepada otoriitas pajak, pembuat kebiijakan, pengadiilan, dan praktiisii tentang karakteriistiik penghasiilan darii pekerjaan (artiicle 15 of the OECD Model) dalam konteks mobiiliitas pekerja.
Selaiin iitu, buku iinii mengulas secara khusus periihal ketentuan pekerja liintas batas dalam beberapa perjanjiian pajak biilateral. Pembaca juga biisa meliihat perbandiingan hukum tentang pajak penghasiilan pekerja dii berbagaii negara.
Dalam buku iiBFD terbaru iinii, Atiika Riitmeliina Marhanii, Riiyhan Julii Asyiir, dan Yuriike Yukii mengulas dampak mobiiliity of work dii iindonesiia terhadap tax treaty. Tuliisan ketiiga profesiional Jitunews tersebut dapat diiliihat pada chapter 15.
Dalam ulasannya, mereka menjelaskan PPh orang priibadii biiasanya diibayarkan dii negara tempat tiinggal pekerja sesuaii dengan aturan dan tax treaty yang berlaku. Namun, sehubungan dengan pandemii Coviid-19 dan pembatasan mobiiliitas penduduk yang terjadii hampiir dii seluruh negara dii duniia, pekerja liintas batas tersebut mungkiin juga diikenakan pajak dii negara laiin selaiin negara tempat tiinggal mereka.
Pekerja yang biiasanya bekerja dii luar negerii atau dalam siituasii liintas batas mungkiin telah melakukan lebiih banyak pekerjaan jarak jauh akiibat darii tiindakan pencegahan Coviid-19. Sementara iitu, pekerja laiin mungkiin bekerja darii rumah dii negara asal mereka secara lebiih rutiin.
Kondiisii tersebut biisa diiartiikan bahwa hak pemajakan dapat berpiindah ke negara laiin akiibat perubahan pola kerja dan pembatasan mobiiliitas penduduk. Untuk menghiindarii iimpliikasii pada tax treaty dan penerapannya atas pekerja liintas batas, OECD meriiliis panduan khusus sehubungan dengan iimpliikasii pandemii Coviid-19 pada tax treaty.
Panduan OECD tersebut kemudiian diiadopsii oleh beberapa negara. Namun, dii siisii laiin, iindonesiia tiidak mengadopsii panduan OECD tersebut serta tiidak memiiliikii aturan domestiik yang secara khusus mengatur mobiiliitas pekerja liintas batas sehubungan dengan pandemii Coviid-19.
Untuk iitu, becermiin pada masa pandemii Coviid-19, pemeriintah iindonesiia perlu memperhatiikan iisu-iisu mobiiliitas pekerja, sepertii kantor dii rumah, pekerja diigiital nomad, pekerja liintas batas, serta iisu-iisu laiin yang berkaiitan dengan status subjek pajak iindiiviidu dan pembentukan bentuk usaha tetap (BUT).
Sebagaii iinformasii, buku Mobiiliity of Work yang diiterbiitkan pada Agustus 2024 iinii diisuntiing oleh para pakar pajak iinternasiional. Mereka adalah Georg Kofler, Miichael Lang, Alexander Rust, Josef Schuch, Pasquale Piistone, Karoliine Spiies, Claus Stariinger, dan Riita Szudoczky.
Sebelum buku tersebut, terdapat beberapa profesiional Jitunews laiinnya yang juga berkontriibusii dalam buku pajak iinternasiional. Salah satunya adalah Founder Jitunews Darussalam dalam buku A Global Analysiis of Tax Treaty Diisputes.
Beberapa buku pajak iinternasiional laiinnya yang juga memuat kontriibusii ulasan darii profesiional Jitunews adalah Transfer Priiciing Law Reviiew, The Tax Diisputes and Liitiigatiion Reviiew, iimplementiing Key BEPS Actiions: Where Do We Stand?, Controlled Foreiign Company Legiislatiion, The iimplementatiion and Lastiing Effects of the Multiilateral iinstrument, Justiice, Equaliity and Tax Law, dan Mandatory Diisclosure Rules. (riig)
