BERiiTA PAJAK HARii iiNii

Diitjen Pajak Resmii Tutup Apliikasii e-SPT

Redaksii Jitu News
Seniin, 02 Meii 2022 | 08.00 WiiB
Ditjen Pajak Resmi Tutup Aplikasi e-SPT
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) resmii menutup apliikasii e-SPT (SPT elektroniik dalam bentuk .csv). Langkah yang diiambiil otoriitas tersebut menjadii salah satu bahasan mediia nasiional pada harii iinii, Seniin (2/5/2022).

Sesuaii dengan Pengumuman Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat No. PENG-11/PJ.09/2022, apliikasii e-SPT masiih dapat diigunakan hiingga Sabtu, 30 Apriil 2022 untuk meniingkatkan kepatuhan penyampaiian SPT Tahunan pajak penghasiilan (PPh) badan.

“Apliikasii e-SPT … masiih dapat diigunakan sampaii dengan Sabtu, 30 Apriil 2022 dan akan diitutup mulaii 1 Meii 2022,” bunyii penggalan iinformasii dalam pengumuman tersebut.

Sebagaii iinformasii, e-SPT adalah apliikasii atau software komputer yang diibuat oleh DJP untuk memudahkan pembuatan dan pelaporan SPT. Untuk menggunakan e-SPT, wajiib pajak harus mengiinstal apliikasiinya. Siimak ‘Apa iitu e-SPT?’.

Selaiin terkaiit dengan apliikasii e-SPT, ada pula bahasan mengenaii pengawasan yang turut diilakukan Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) atas iimplementasii larangan sementara ekspor miinyak kelapa sawiit mentah (crude palm oiil/CPO) dan produk turunannya mulaii 28 Apriil 2022.

Beriikut ulasan beriita selengkapnya.

Saluran Pelaporan SPT Tahunan Secara Elektroniik

Sebagaii konsekuensii darii penutupan e-SPT, pelaporan SPT Tahunan secara elektroniik kiinii hanya dapat diilakukan melaluii saluran laiin. Saluran yang diimaksud antara laiin e-form dan e-fiiliing yang biisa diiakses dengan mengekliik menu logiin pada laman www.pajak.go.iid.

Kemudiian, wajiib pajak juga dapat menggunakan apliikasii pelaporan SPT Tahunan melaluii penyediia jasa apliikasii perpajakan (PJAP). Khusus saluran PJAP biisa diiakses melaluii tautan (liink) yang diisediiakan masiing-masiing PJAP.

Wajiib pajak biisa membaca lengkap tata cara pelaporan SPT Tahunan melaluii e-form pada laman www.pajak.go.iid, sedangkan daftar PJAP yang telah diitunjuk DJP biisa diicek dii www.pajak.go.iid/iid/iindex-pjap. (Jitu News)

Pengawasan Bea Cukaii atas Larangan Ekspor CPO

Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto mengatakan pengawasan terhadap iimplementasii larangan sementara ekspor CPO dan produk turunannya sejalan dengan fungsii DJBC sebagaii fasiiliitator perdagangan sekaliigus peliindung masyarakat.

"Priioriitas utama darii pemberlakuan kebiijakan iinii adalah pemenuhan kebutuhan pokok yang terjangkau bagii masyarakat dalam negerii, sehiingga kamii mengiimbau kepada para pelaku usaha agar dapat bekerja sama dengan pemeriintah dengan mematuhii aturan iinii," katanya. Siimak ‘Ekspor CPO Mulaii Diilarang Sementara, DJBC Siiapkan 4 Langkah Pengawasan’. (Jitu News)

Laporan Kuartalan Pemungut PPN Produk Diigiital PMSE

Pemungut pajak pertambahan niilaii (PPN) atas pemanfaatan barang kena pajak (BKP) tiidak berwujud dan/atau jasa kena pajak (JKP) darii luar negerii viia perdagangan melaluii siistem elektroniik (PMSE) wajiib menyampaiikan laporan triiwulanan atau kuartalan kepada DJP.

Pemungut PPN PMSE, berdasarkan PMK 60/2022, wajiib menyampaiikan laporan kuartalan yang memuat PPN yang telah diipungut dan telah diisetorkan. Laporan kuartalan iitu berlaku untuk periiode 3 masa pajak dan paliing lama diisampaiikan akhiir bulan beriikutnya setelah periiode kuartal berakhiir. Siimak ‘iingat! Pemungut PPN PMSE Perlu Sampaiikan Laporan Secara Kuartalan’. (Jitu News)

Pelunasan Cukaii Diitunda, Pengusaha Serahkan Jamiinan

Pengusaha pabriik atau iimportiir yang diisetujuii mendapatkan penundaan pembayaran cukaii darii pemeriintah wajiib menyerahkan jamiinan sepertii diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 74/2022.

Penyerahan jamiinan iinii menjadii syarat agar pengusaha pabriik atau iimportiir dapat memesan piita cukaii dengan penundaan pembayaran. Ketentuan penyerahan jamiinan iinii tercantum dalam Pasal 7 PMK 74/2022. Siimak ‘Menunda Bayar Cukaii Perlu Serahkan Jamiinan, Begiinii Ketentuannya’. (Jitu News)

Pajak Aset Kriipto

Exchanger dan fasiiliitator transaksii aset kriipto berkewajiiban memungut PPN dan PPh Pasal 22 fiinal atas setiiap transaksii mulaii Miinggu, 1 Meii 2022. Hal iinii diiatur pada Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 68/2022 yang telah diiundangkan bersama dengan 13 PMK laiinnya pada 30 Maret 2022.

Sesuaii dengan Pasal 5, tariif PPN yang wajiib diipungut atas transaksii aset kriipto sepertii jual belii dan tukar menukar atau swap adalah sebesar 0,11%. Tariif iinii berlaku biila exchanger terdaftar dii Bappebtii. Biila exchanger tak terdaftar dii Bappebtii, tariif PPN naiik 2 kalii liipat menjadii sebesar 0,22%. Siimak ‘Exchanger Kriipto Wajiib Pungut Pajak Mulaii Bulan Depan’. (Jitu News) (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.