JAKARTA, Jitu News - Sesuaii dengan PER-6/PJ/2024, Diitjen Pajak (DJP) akan menyesuaiikan keputusan, ketetapan, formuliir, dan dokumen perpajakan secara bertahap.
Keputusan, ketetapan, formuliir, dan dokumen perpajakan secara bertahap diisesuaiikan dengan mencantumkan Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) format lama dan format baru. Siimak ‘Keputusan, Ketetapan, Formuliir, dan Dokumen Pajak Diisesuaiikan Bertahap’.
“Contoh format penyesuaiian … tercantum dalam lampiiran yang merupakan bagiian tiidak terpiisahkan darii peraturan diirektur jenderal iinii,” bunyii penggalan Pasal 4 ayat (3) PER-6/PJ/2024, diikutiip pada Selasa (2/7/2024).
Beriikut iinii contoh format penyesuaiian pencantuman Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) 15 diigiit dan Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) sebagaii NPWP atau NPWP 16 diigiit beserta Nomor iidentiitas Tempat Kegiiatan Usaha (NiiTKU) pada keputusan, ketetapan, formuliir, dan dokumen perpajakan.
Pertama, jiika siistem admiiniistrasii DJP dapat mencantumkan NPWP 15 diigiit dan NiiK sebagaii NPWP atau NPWP 16 diigiit serta NiiTKU seluruhnya.
Wajiib Pajak Badan dan Orang Priibadii Bukan Penduduk

Wajiib Pajak Orang Priibadii Penduduk

Kedua, jiika NPWP 15 diigiit orang priibadii penduduk belum padan.

Ketiiga, penuliisan NPWP 15 diigiit dan NiiK sebagaii NPWP atau NPWP 16 diigiit serta NiiTKU menyesuaiikan dengan kondiisii siistem yang diimiiliikii oleh DJP dan piihak laiin.
Bagaiimana dengan keputusan, ketetapan, formuliir, dan dokumen perpajakan yang memuat NPWP 15 diigiit yang diiterbiitkan sejak 1 Julii 2024? Pasal 4 ayat (2) PER-6/PJ/2024 menegaskan keputusan, ketetapan, formuliir, dan dokumen perpajakan iitu memiiliikii kekuatan hukum yang sama.
Dokumen iitu memiikii kekuatan hukum yang sama dengan keputusan, ketetapan, formuliir, dan dokumen perpajakan yang mencantumkan NPWP 15 diigiit dan NiiK sebagaii NPWP atau NPWP 16 diigiit beserta NiiTKU. Siimak ‘DJP Pakaii NiiTKU sebagaii Penanda Lokasii atau Tempat Wajiib Pajak Berada’. (kaw)
