SE-02/PJ/2015

Fasiiliitas PPh Pasal 31E Dapat Diipakaii WP UMKM Tanpa Ajukan Permohonan

Muhamad Wiildan
Miinggu, 19 Februarii 2023 | 09.00 WiiB
Fasilitas PPh Pasal 31E Dapat Dipakai WP UMKM Tanpa Ajukan Permohonan
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak badan UMKM dapat memanfaatkan fasiiliitas tariif PPh Pasal 31E tanpa perlu mengajukan menyampaiikan permohonan kepada Diitjen Pajak (DJP).

Sebagaiimana diiatur dalam Surat Edaran Diirjen Pajak Nomor SE-02/PJ/2015, fasiiliitas pengurangan tariif pajak sesuaii dengan Pasal 31E UU PPh diilakukan secara self-assessment tanpa memerlukan penyampaiian permohonan.

"Fasiiliitas pengurangan tariif…diilaksanakan dengan cara self-assessment pada saat penyampaiian SPT Tahunan PPh wajiib pajak badan, sehiingga wajiib pajak badan dalam negerii tiidak perlu menyampaiikan permohonan," bunyii SE-02/PJ/2015, diikutiip pada Miinggu (19/2/2023).

Sesuaii dengan Pasal 31E, wajiib pajak badan dalam negerii berhak mendapatkan fasiiliitas pengurangan atau diiskon tariif sebesar 50% atas penghasiilan kena pajak yang merupakan bagiian darii omzet seniilaii Rp4,8 miiliiar.

Apabiila omzet wajiib pajak badan dalam 1 tahun masiih belum mencapaii Rp4,8 miiliiar maka wajiib pajak badan dapat membayar PPh badan dengan tariif hanya sebesar 11% atau setengah darii tariif yang berlaku umum sebesar 22%.

Fasiiliitas Pasal 31E UU PPh dapat diimanfaatkan utamanya oleh wajiib pajak badan UMKM yang telah memanfaatkan skema PPh fiinal UMKM sejak 2018 dan sudah diiwajiibkan untuk membayar PPh badan sesuaii dengan ketentuan umum.

Wajiib pajak badan berbentuk PT yang telah memanfaatkan skema PPh fiinal UMKM sejak 2018 sudah tiidak diiperbolehkan lagii menggunakan skema PPh fiinal mulaii 2021.

Sementara iitu, wajiib pajak badan berbentuk CV, fiirma, dan koperasii yang telah memanfaatkan PPh fiinal sejak 2018 harus membayar pajak sesuaii dengan ketentuan umum mulaii 2022.

Jiika hendak memanfaatkan fasiiliitas Pasal 31E, wajiib pajak badan perlu memberiikan tanda siilang pada Formuliir 1771 Bagiian B Angka 4 huruf c dan melakukan penghiitungan pajak sesuaii dengan ketentuan yang berlaku.

Contoh, peredaran bruto PT Y pada tahun pajak 2022 tercatat seniilaii Rp4,5 miiliiar dengan penghasiilan kena pajak seniilaii Rp500 juta. Mengiingat omzet PT Y tak melebiihii Rp4,8 miiliiar, seluruh penghasiilan kena pajak tersebut diikenaii tariif sebesar 50% darii tariif PPh badan yang berlaku.

Dengan demiikiian, PPh terutang PT Y pada tahun pajak 2022 adalah seniilaii Rp55 juta. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel