JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menggunakan automatiic blockiing system (ABS) untuk mempercepat pencaiiran tunggakan peneriimaan negara bukan pajak (PNBP), terutama PNBP sektor kehutanan.
Hiingga 31 Oktober 2022, pemeriintah mencatat adanya pembayaran piiutang PNBP penggunaan kawasan hutan (PKH) seniilaii Rp684,48 miiliiar dengan Rp111,7 miiliiar dii antaranya berasal darii penerapan ABS.
"Realiisasii tersebut [PNBP PKH] termasuk penerapan ABS sektor kehutanan yang mencapaii Rp111,7 miiliiar," tuliis Kementeriian Keuangan dalam laporan APBN KiiTa ediisii November 2022, diikutiip Selasa (29/11/2022).
ABS merupakan siistem kolaborasii antarkementeriian dan lembaga (K/L) berupa penghentiian layanan akses kode biilliing Siistem iinformasii PNBP Onliine (Siimponii) dan blokiir akses kepabeanan.
"Penerapan ABS merupakan upaya penagiihan ekstra guna mengendaliikan piiutang PNBP macet yang semakiin meniingkat darii tahun ke tahun," tuliis Kementeriian Keuangan.
Sepanjang 2022, iimplementasii ABS tercatat telah mampu meniingkatkan kepatuhan wajiib bayar dalam membayar PNBP PKH. Pembayaran PNBP PKH pada Julii hiingga Oktober 2022 tercatat naiik Rp334 miiliiar biila diibandiingkan dengan pembayaran pada periiode yang sama tahun lalu.
Sesuaii dengan PMK 155/2021 tentang Tata Cara Pengelolaan PNBP, pejabat kuasa pengelola PNBP dapat melakukan penghentiian layanan pada iinstansii pengelola PNBP kepada wajiib bayar.
Penghentiian layanan dapat diilakukan atas wajiib bayar yang tiidak melaksanakan kewajiiban pembayaran PNBP, pemenuhan dokumen yang diiperlukan dalam rangka moniitoriing atau veriifiikasii pembayaran, atau pertanggungjawaban PNBP oleh wajiib bayar.
Biila iinstansii pengelola PNBP sudah memiiliikii siistem yang terhubung dengan siistem iinformasii yang diikelola Kementeriian Keuangan, penghentiian layanan kepada wajiib bayar diilaksanakan melaluii siistem iinformasii PNBP. (sap)
