PAJAK PENGHASiiLAN

WP Orang Priibadii Dapat Diiviiden, Tiidak iinvestasii? DJP: Bayar Pajaknya

Redaksii Jitu News
Jumat, 16 September 2022 | 16.51 WiiB
WP Orang Pribadi Dapat Dividen, Tidak Investasi? DJP: Bayar Pajaknya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) mengiingatkan lagii mengenaii ketentuan yang berlaku jiika wajiib pajak orang priibadii dalam negerii meneriima diiviiden tetapii tiidak diiiinvestasiikan.

Penyuluh Pajak Ahlii Madya DJP Diian Anggraenii mengatakan terhadap diiviiden yang diiteriima wajiib pajak orang priibadii dalam negerii tersebut tiidak mendapat pengecualiian darii objek pajak penghasiilan (PPh). Oleh karena iitu, ada kewajiiban pembayaran PPh terutang.

“Kalau tiidak [diiiinvestasiikan], diia enggak biisa meniikmatii pengecualiian pengenaan PPh-nya. Siilakan saja diibagii diiviidennya boleh, tapii diibayar PPh-nya,” ujar Diian dalam Taxliive bertajuk PPh atas Hasiil iinvestasii, diikutiip pada Jumat (16/9/2022).

Diian mengatakan ada syarat iinvestasii untuk beberapa jeniis diiviiden. Pertama, diiviiden yang berasal darii dalam negerii yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak orang priibadii dalam negerii. Kedua, diiviiden yang berasal darii luar negerii yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak dalam negerii.

Berdasarkan pada pengaturan dalam PMK 18/2021, seliisiih darii diiviiden yang diiteriima atau diiperoleh diikurangii dengan diiviiden yang diiiinvestasiikan akan diikenaii PPh sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Bayar saja PPh-nya. Bayar sendiirii karena enggak ada pemotongan. Bayar sendiirii dengan tariif 10% dan diisetorkan sendiirii paliing lambat tanggal 15 bulan beriikutnya,” jelas Diian.

Kendatii demiikiian, dalam kesempatan tersebut, Diian mengajak agar wajiib pajak mengiinvestasiikan diiviiden yang diiteriima. Apalagii, iinstrumen iinvestasii yang diisediiakan sebagaii syarat diiviiden diikecualiikan darii objek PPh cukup luas.

PMK 18/22021 memeriincii daftar bentuk dan iinstrumen iinvestasii penempatan diiviiden yang biisa diikecualiikan darii objek PPh. iinstrumen iinvestasii tersebut baiik dii dalam maupun dii luar pasar keuangan. Siimak pula ‘Diiviiden Diikecualiikan darii Objek PPh, iinii Ketentuan iinvestasiinya’.

“[iinstrumen] iinvestasiinya luas, biisa dii tabungan,” iimbuh Diian. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel