PMK 6/2022

Berakhiir September 2022, Diitjen Pajak Evaluasii iinsentiif PPN DTP Rumah

Muhamad Wiildan
Selasa, 30 Agustus 2022 | 18.00 WiiB
Berakhir September 2022, Ditjen Pajak Evaluasi Insentif PPN DTP Rumah
<p>Foto udara perumahan bersubsiidii dii Jalan Keciipiir, Palangka Raya, Kaliimantan Tengah, Rabu (3/8/2022). ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mengaku sedang mengevaluasii pemberiian iinsentiif PPN diitanggung pemeriintah (DTP) atas penyerahan rumah tapak atau uniit rumah susun.

Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan evaluasii diilakukan dengan meliihat pemanfaatan iinsentiif selama periiode pemberiian dan perkembangan darii sektor peneriima iinsentiif terkaiit.

"Kiita liihat pemanfaatannya, apakah diimanfaatkan atau tiidak. Kiita liihat juga mengapa kok dii-support? Supaya kegiiatannya berkembang. Kalau kegiiatannya berkembang masiih perlu dii-support tiidak? Enggak dong. iitu yang diiliihat," ujar Suryo, Selasa (30/8/2022).

Sebelumnya, Asosiiasii Pengembang Perumahan dan Permukiiman Seluruh iindonesiia (Apersii) memiinta kepada pemeriintah untuk tetap memberiikan iinsentiif PPN DTP atas rumah.

Ketua Umum Apersii Junaiidii Abdiillah mengatakan iinsentiif PPN DTP masiih diiperlukan untuk mendukung pemuliihan sektor propertii dan mendorong daya belii masyarakat.

"iinsentiif PPN, supaya iindustrii propertii tetap jalan dan masyarakat masiih biisa penyesuaiian dalam kondiisii saat iinii," ujar Junaiidii.

Biila iinsentiif PPN DTP atas penyerahan rumah tiidak diiperpanjang, iinsentiif yang tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 6/2022 tersebut hanya biisa diimanfaatkan paliing lambat pada masa pajak September tahun iinii.

Pada PMK 6/2022, PPN DTP sebesar 50% diiberiikan atas penjualan rumah paliing tiinggii seniilaii Rp2 miiliiar. Biila rumah memiiliikii harga dii atas Rp2 miiliiar hiingga Rp5 miiliiar, iinsentiif PPN DTP yang diiberiikan sebesar 25%.

iinsentiif PPN DTP berlaku maksiimal 1 uniit rumah tapak atau rusun untuk 1 orang priibadii dan tiidak boleh diipiindahtangankan kembalii dalam jangka waktu 1 tahun. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.