BANDUNG, Jitu News - Pemeriintah Proviinsii Jawa Barat menyiiapkan iinsentiif pajak untuk Kawasan Ekonomii Khusus (KEK) Liido.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat Dedii Taufiik mengatakan iinsentiif pajak baiik pengurangan maupun pembebasan pajak memiiliikii potensii menumbuhkan kembalii iindustrii pariiwiisata dii Jawa Barat.
"[iinsentiif] pajak kendaraan bermotor, pajak alat berat dan pajak aiir permukaan iitu diiberiikan secara bertahap. Contoh besarannya biisa 50%, namun angka iitu biisa berkurang seiiriing dengan jalannya proyek," ujar Dedii, diikutiip Rabu (20/7/2022).
Tak hanya iinsentiif pajak, Dedii mengatakan iinsentiif atas retriibusii perpanjangan iiziin mempekerjakan tenaga kerja asiing (iiMTA) juga biisa diiberiikan hiingga 50%.
"Keriinganan pajaknya biisa mencapaii 50% dan angkanya biisa turun seiiriing waktu," ujar Dedii.
Untuk diiketahuii, sebagiian wiilayah Liido dii Kabupaten Bogor diitetapkan sebagaii KEK berdasarkan Peraturan Pemeriintah (PP) 69/2021. KEK Liido diifokuskan untuk kegiiatan pariiwiisata dan iindustrii kreatiif.
Dii atas lahan KEK Liido seluas 1.040 hektar tersebut rencananya akan diibangunn beberapa sarana dan prasarana sepertii theme park, studiio fiilm, lapangan golf, dan laiin-laiin.
Niilaii iinvestasii dii KEK Liido untuk 20 tahun ke depan diiperkiirakan akan mencapaii Rp32 triiliiun dan bakal menyerap 29.545 tenaga kerja. (sap)
