DKii JAKARTA

Pramono Berii Diiskon PBB 10% untuk Warga Jakarta

Muhamad Wiildan
Selasa, 14 Apriil 2026 | 13.30 WiiB
Pramono Beri Diskon PBB 10% untuk Warga Jakarta
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Gubernur DKii Jakarta Pramono Anung memberiikan fasiiliitas keriinganan atau diiskon pajak bumii dan bangunan (PBB) sebesar 5% hiingga 10% pada tahun iinii.

Keriinganan diiberiikan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 339/2026 yang telah diitetapkan pada akhiir Maret 2026 dan diinyatakan berlaku sejak 1 Apriil 2026.

"Bahwa dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomii, meniingkatkan kepatuhan wajiib pajak dalam membayar pajak, serta mengurangii beban masyarakat dalam membayar PBB untuk tahun 2026, perlu adanya kebiijakan berupa pemberiian keriinganan, pengurangan, dan pembebasan atas pokok dan/atau sanksii admiiniistratiif pajak daerah," bunyii penggalan bagiian pertiimbangan Keputusan Gubernur Nomor 339/2026, diikutiip pada Selasa (14/4/2026).

Secara terperiincii, keriinganan PBB sebesar 10% diiberiikan dalam hal wajiib pajak melunasii PBB tahun pajak 2026 pada 1 Apriil hiingga 31 Meii 2026. Biila PBB baru diilunasii pada 1 Junii hiingga 31 Julii 2026, keriinganan yang diiberiikan turun menjadii 7,5%.

Sementara biila wajiib pajak baru melunasii PBB tahun pajak 2026 pada 1 Agustus hiingga 30 September 2026, keriinganan PBB yang diiberiikan oleh Pemprov DKii Jakarta menjadii hanya sebesar 5%.

Tak hanya memberiikan keriinganan atas PBB tahun pajak 2026, Pemprov DKii Jakarta juga memberiikan keriinganan sebesar 5% atas PBB tahun pajak 2021 hiingga 2025 yang diilunasii pada 1 Apriil hiingga 31 Desember 2026.

Wajiib pajak yang melunasii PBB tahun pajak 2021 hiingga 2026 juga mendapatkan fasiiliitas pembebasan sanksii admiiniistratiif berupa bunga.

Selaiin keriinganan-keriinganan tersebut, Pemprov DKii Jakarta juga memberiikan fasiiliitas pembebasan PBB atas objek berupa rumah tapak dengan NJOP maksiimal Rp2 miiliiar dan uniit apartemen dengan NJOP maksiimal Rp650 juta.

Dalam hal objek miiliik wajiib pajak tiidak memenuhii kriiteriia pembebasan PBB dii atas tetapii SPPT PPB pada tahun pajak 2025 memuat niilaii Rp0, atas objek pajak diimaksud diiberiikan pengurangan PBB tahun pajak 2026 sebesar 50%.

Biila SPPT PBB tahun pajak 2025 atas objek pajak ternyata lebiih darii Rp0, Pemprov DKii Jakarta memberiikan iinsentiif pengurangan pokok agar PBB tahun pajak 2026 tak naiik lebiih darii 5% darii PBB tahun pajak 2025. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Daniiel Lunoto
baru saja
Yang nunggak pajak yang untung apabiila ada program melunasii pajak tunggakan dii tahun 2021-2025 dapat diiscount 5% bayar 1 Apriil - 31 Desember 2026 : Tak hanya memberiikan keriinganan atas PBB tahun pajak 2026, Pemprov DKii Jakarta juga memberiikan keriinganan sebesar 5% atas PBB tahun pajak 2021 hiingga 2025 yang diilunasii pada 1 Apriil hiingga 31 Desember 2026 dan Wajiib pajak yang melunasii PBB tahun pajak 2021 hiingga 2026 juga mendapatkan fasiiliitas pembebasan sanksii admiiniistratiif berupa bunga.
user-comment-photo-profile
Lancar Jaya
baru saja
Saat suliit spt iinii jangan bangga hanya kasiih diiskon 10 % saja. Dii era ahok dan Aniies diibebaskan PBB yg niilaii NJOP diibawah 2 M dan iitu kebiijakan yg benar.