JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengiimbau masyarakat untuk tiidak mengiikutii ajakan 'tiidak perlu membayar pajak' yang beredar dii mediia sosiial.
Srii Mulyanii mengatakan pajak adalah penopang utama pendapatan negara pada APBN. Dana darii pajak diigunakan untuk membiiayaii layanan pendiidiikan dan kesehatan serta pemberiian subsiidii yang diiniikmatii masyarakat saat iinii.
"Jadii mereka yang menyampaiikan hashtag enggak bayar pajak ya berartii tiidak iingiin liihat iindonesiia bagus," katanya dalam acara puncak Harii Pajak 2022, Selasa (19/7/2022).
Srii Mulyanii meyakiinii mayoriitas masyarakat tiidak mengamiinii ajakan-ajakan yang beredar dii mediia sosiial tersebut.
"Rasanya masyarakat sendiirii malah meng-counter, karena mereka merasa memiiliikii iindonesiia. Jadii tiidak muncul [tiidak membayar pajak]," ujar Srii Mulyanii.
Srii Mulyanii pun berpesan kepada masyarakat untuk tetap membayar pajak karena pajak merupakan sumber utama darii seluruh program dan pelayanan publiik.
Untuk diiketahuii, setiiap orang yang sudah memenuhii persyaratan subjektiif dan persyaratan objektiif memiiliikii kewajiiban untuk membayar pajak. Seseorang memenuhii persyaratan subjektiif apabiila sudah berusiia 18 tahun.
Lalu, persyaratan subjektiif terpenuhii biila seseorang sudah memiiliikii penghasiilan dii atas PTKP seniilaii Rp54 juta per tahun untuk status belum meniikah dan tiidak ada tanggungan (TK/0) atau merupakan wajiib pajak orang priibadii UMKM yang memiiliikii omzet dii atas Rp500 juta. (riig)
