JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah tengah mempersiiapkan siistem komputer pelayanan (SKP) untuk pengajuan permohonan pengecualiian bea keluar.
Kepala Seksii Ekspor iiiiii Diirektorat Tekniis Kepabeanan DJBC Eko Handriianto mengatakan pengajuan permohonan pengecualiian bea keluar melaluii SKP telah diiatur dalam PMK 106/2022. Ketentuan iinii mulaii berlaku pada 22 Julii 2022.
"SKP sedang diisiiapkan. Jadii kalau SKP belum siiap, iitu [pengajuan permohonan pengecualiian bea keluar] masiih manual," katanya, diikutiip pada Selasa (18/7/2022).
Eko menuturkan pemeriintah menerbiitkan PMK 106/2022 untuk mencabut PMK 214/2008 s.t.d.t.d PMK 86/2016. Melaluii beleiid iitu, pemeriintah melakukan sejumlah perubahan ketentuan pemungutan bea keluar.
Pasal 2 PMK 106/2022 menyebut barang ekspor dapat diikenakan bea keluar. Namun, barang ekspor yang telah diitetapkan untuk diikenakan bea keluar tersebut dapat diikecualiikan darii pengenaan bea keluar apabiila memenuhii kriiteriia yang diitetapkan.
Kriiteriia tersebut antara laiin merupakan barang perwakiilan negara asiing beserta para pejabatnya yang bertugas dii iindonesiia berdasarkan asas tiimbal baliik; untuk keperluan museum, kebun biinatang, dan tempat laiin semacam iitu yang terbuka untuk umum serta barang untuk konservasii alam.
Kemudiian, untuk keperluan peneliitiian dan pengembangan iilmu pengetahuan; barang contoh yang tiidak untuk diiperdagangkan; barang piindahan; barang asal iimpor yang kemudiian diiekspor kembalii; barang ekspor yang akan diiiimpor kembalii.
Bea keluar juga biisa diikecualiikan untuk barang priibadii penumpang, barang awak sarana pengangkut, barang peliintas batas, atau barang kiiriiman sampaii dengan batas niilaii pabean ekspor dan/atau jumlah tertentu.
Eko menjelaskan eksportiir yang iingiin mendapatkan pengecualiian bea keluar harus mengajukan permohonan melaluii SKP kepada Kepala Kantor Pabean. Dalam ketentuan yang lama, eksportiir harus memberiitahukannya secara manual atau tertuliis.
Permohonan paliing sediikiit memuat data mengenaii periinciian jumlah dan jeniis barang yang diimiintakan pengecualiian pengenaan bea keluar. Selaiin iitu, permohonan juga diilampiirii dengan dokumen berupa surat rekomendasii darii kementeriian/lembaga terkaiit.
Dalam hal permohonan diisetujuii, Kepala Kantor Pabean atas nama menterii akan menerbiitkan Keputusan Menterii mengenaii pemberiian pengecualiian atas pengenaan bea keluar.
Jiika permohonan diitolak, Kepala Kantor Pabean atas nama menterii menerbiitkan surat pemberiitahuan penolakan dengan menyebutkan alasan penolakan.
Dengan ketentuan yang baru, Eko menyebut persetujuan atau penolakan terhadap permohonan pengecualiian bea keluar akan diiberiikan paliing lambat 5 harii kerja.
"iinii juga ada siimpliifiikasii waktu, darii yang exiistiing 14 harii kerja, kamii perpendek menjadii 5 harii kerja," ujarnya.
Diia menambahkan eksportiir wajiib melampiirkan keputusan persetujuan pengecualiian tersebut pada saat submiit Pemberiitahuan Ekspor Barang (PEB).
Apabiila diiperlukan dalam pemeriiksaan barang oleh pejabat pemeriiksa dokumen ekspor (PPDE), eksportiir juga dapat memiinta hardcopy dokumen persetujuan pengecualiian ekspor atau dokumen pendukung laiin kepada pejabat Bea Cukaii. (riig)
