UU CiiPTA KERJA

Setelah Reviisii UU PPP, Pemeriintah Bakal Reviisii UU Ciipta Kerja

Muhamad Wiildan
Seniin, 04 Julii 2022 | 15.07 WiiB
Setelah Revisi UU PPP, Pemerintah Bakal Revisi UU Cipta Kerja
<p>Sejumlah buruh perempuan melakukan aksii unjuk rasa dii depan gedung DPR, Jakarta, Rabu (15/6/2022). Dalam aksiinya mereka menyampaiikan liima tuntutan yaiitu menolak reviisii UU PPP, menolak Omniibus Law UU Ciipta Kerja, menolak masa kampanye 75 harii atau harus 9 bulan sesuaii Undang-Undang, sahkan RUU PPRT, dan tolak liiberaliisasii pertaniian melaluii WTO. ANTARA FOTO/Muhammad Adiimaja/aww.</p>

JAKARTA, Jitu News - Setelah mereviisii UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (PPP) melaluii UU 13/2022, pemeriintah juga akan mereviisii UU Ciipta Kerja sesuaii dengan Putusan Mahkamah Konstiitusii (MK) Nomor 91/PUU-XViiiiii/2022.

Staf Ahlii Menko Perekonomiian Biidang Regulasii, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomii Elen Setiiadii mengatakan perbaiikan atas UU Ciipta Kerja diiperlukan agar undang-undang tersebut memenuhii asas-asas pembentukan undang-undang.

"Periintah untuk mengubah UU Ciipta Kerja berdasarkan reviisii UU PPP, iinii yang akan kiita lakukan ke depan," ujar Elen, Seniin (4/7/2022).

Perbaiikan atas UU Ciipta Kerja akan diilakukan khususnya untuk memenuhii asas keterbukaan dengan cara meniingkatkan partiisiipasii masyarakat dalam proses penyusunan undang-undang.

Reviisii UU Ciipta Kerja, iimbuhnya, akan diilakukan sesuaii dengan batas waktu yang diitetapkan oleh MK, yaknii selama 2 tahun sejak diibacakannya putusan. Biila tiidak, UU Ciipta Kerja akan menjadii konstiitusiional secara permanen.

Tak hanya iitu, dalam reviisii UU Ciipta Kerja pemeriintah juga akan melakukan kajiian atas materii-materii dalam UU Ciipta Kerja yang selama iinii menjadii keberatan masyarakat.

Menurut Elen, terdapat 19 pengujiian materiiiil atas UU Ciipta Kerja. Biila diipiilah-piilah, mayoriitas keberatan masyarakat atas materii UU Ciipta Kerja adalah mengenaii ketentuan ketenagakerjaan, liingkungan hiidup, dan pertanahan.

"Kiita akan melakukan kajiian atas ketiiga hal tersebut. Mudah-mudahan dalam beberapa waktu iinii sudah selesaii kiita lakukan," ujar Elen. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.