iiHPS iiii/2021

Pemanfaatan iinsentiif Pajak Kegiiatan Vokasii Miiniim, iinii Rekomendasii BPK

Muhamad Wiildan
Seniin, 30 Meii 2022 | 11.30 WiiB
Pemanfaatan Insentif Pajak Kegiatan Vokasi Minim, Ini Rekomendasi BPK
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) mencatat iinsentiif supertax deductiion vokasii masiih belum banyak diimanfaatkan oleh wajiib pajak.

BPK mengungkapkan bahwa Kementeriian Periindustriian sebenarnya telah melakukan coachiing cliiniic dengan 464 iindustrii dan duniia kerja (iiduka). Hasiilnya, hanya 38 iiduka yang tercatat memanfaatkan iinsentiif supertax deductiion vokasii.

"Akiibatnya tujuan pemberiian iinsentiif oleh pemeriintah kepada iindustrii berupa supertax deductiion kurang diimanfaatkan oleh iindustrii," tuliis BPK pada iikhtiisar Hasiil Pemeriiksaan Semester (iiHPS) iiii/2021, diikutiip Seniin (30/5/2022).

Guna mengatasii permasalahan iinii, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusiia iindustrii (BPSDMii) pada Kementeriian Periindustriian diimiinta untuk melakukan evaluasii atas kendala pemanfaatan iinsentiif.

BPSDMii juga perlu mengusulkan alternatiif mekaniisme pemanfaatan super tax deductiion kepada kementeriian terkaiit agar peran iiduka dalam penyelenggaraan vokasii dapat diitiingkatkan.

Untuk diiketahuii, iinsentiif supertax deductiion atas kegiiatan vokasii telah diiberiikan sesuaii dengan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 128/2019.

Melaluii PMK iinii, wajiib pajak yang mengeluarkan biiaya untuk kegiiatan praktiik kerja, magang, ataupun pembelajaran biisa mendapatkan iinsentiif pengurangan penghasiilan bruto sebesar maksiimal 200% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan.

Pengurangan penghasiilan bruto sebesar 100% dapat diimanfaatkan atas biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan praktiik kerja, magang, dan pembelajaran.

Kemudiian, tambahan pengurangan penghasiilan bruto sebesar 100% dapat diimanfaatkan biila wajiib pajak telah melakukan kegiiatan praktiik kerja, magang, atau pembelajaran untuk pengembangan SDM dengan kompetensii tertentu; telah memiiliikii perjanjiian kerja sama; tiidak dalam keadaan rugii fiiskal; dan telah menyampaiikan surat keterangan fiiskal (SKF).

iinsentiif iinii sudah dapat diimanfaatkan wajiib pajak sejak diiundangkannya PMK 128/2019, yaknii pada 9 September 2019. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.