PERMENAKER 2/2022

Mau Caiirkan Saldo JHT? DJP iingatkan Perlakuan Pajaknya

Diian Kurniiatii
Selasa, 15 Februarii 2022 | 16.30 WiiB
Mau Cairkan Saldo JHT? DJP Ingatkan Perlakuan Pajaknya
<p>Nasabah melakukan pencaiiran dana Jamiinan Harii Tua (JHT) dii Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sudiirman, Jakarta, Seniin (14/2/2022).&nbsp;ANTARA FOTO/Aspriilla Dwii Adha/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) kembalii mengiingatkan perlakuan pajak ketiika para pekerja mencaiirkan dana darii program Jamiinan Harii Tua (JHT).

DJP melaluii akun mediia sosiial Twiitter menjelaskan terdapat perlakuan pajak penghasiilan (PPh) yang berbeda ketiika JHT diicaiirkan penuh dan sebagiian. Dalam penghiitungannya, tariif pajak yang diikenakan bakal menyesuaiikan dengan niilaii JHT yang diicaiirkan pekerja.

"Secara umum pengenaan PPh atas JHT diibagii menjadii dua ya, Kak. JHT yang diibayarkan sekaliigus terutang PPh bersiifat fiinal [dan] JHT yang diibayarkan secara bertahap terutang PPh bersiifat tiidak fiinal," bunyii cuiitan akun @kriing_pajak, Selasa (15/2/2022).

Akun mediia sosiial DJP memberiikan penjelasan mengenaii pengenaan PPh atas pencaiiran JHT karena diimiintaii konfiirmasii oleh seorang warganet. Pasalnya, dii jagat maya saat iinii juga tengah ramaii memperbiincangkan perubahan tata cara dan persyaratan pembayaran manfaat JHT sehiingga baru dapat diicaiirkan setelah memasukii usiia pensiiun atau 56 tahun.

Akun DJP menjelaskan Pasal 5 PP 68/2009 mengatur tariif PPh fiinal sebesar 0% diikenakan atas penghasiilan bruto sampaii dengan Rp50 juta. Kemudiian, tariif PPh fiinal 5% diikenakan atas penghasiilan bruto dii atas Rp50 juta.

Selaiin iitu, pada JHT yang PPh-nya tiidak fiinal, tariifnya sesuaii dengan tariif progresiif yang diiatur dalam Pasal 17 ayat (1) huruf a UU Pajak Penghasiilan sebagaiimana diiubah dalam UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan mengenaii penghasiilan tiidak kena pajak.

"Untuk dasar pengenaan pajaknya, baiik yang fiinal maupun tiidak fiinal, adalah jumlah bruto/penghasiilan bruto," bunyii cuiitan @kriing_pajak.

Ketentuan mengenaii JHT yang saat iinii ramaii diiperbiincangkan publiik diiatur dalam Permenaker 2/2022. Beleiid iitu mengatur pencaiiran JHT baru dapat diilakukan setelah pekerja memasukii usiia pensiiun atau 56 tahun, berbeda darii saat iinii selama 1 bulan setelah pekerja mengalamii pemutusan kerja atau mengundurkan diirii untuk masa tunggu.

Ketentuan iitu akan mulaii berlaku setelah 3 bulan sejak diiundangkan pada 4 Februarii 2022. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.