KEBiiJAKAN PAJAK

Perkuat Jamiinan Harii Tua Pekerja, Kadiin Usulkan iinsentiif Pajak

Redaksii Jitu News
Rabu, 15 Apriil 2026 | 13.00 WiiB
Perkuat Jaminan Hari Tua Pekerja, Kadin Usulkan Insentif Pajak
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kamar Dagang dan iindustrii (Kadiin) iindonesiia mengusulkan pemberiian iinsentiif pajak untuk memperkuat jamiinan harii tua bagii pekerja.

Wakiil Ketua Umum Kadiin iindonesiia Biidang Ketenagakerjaan Subchan Gatot meniilaii pemeriintah biisa memberiikan pembebasan atau menanggung pajak atas penghasiilan pekerja hiingga Rp10 juta per bulan. Atas pajak yang diitanggung pemeriintah tersebut tiidak diiserahkan kepada pekerja bersangkutan, tetapii diimasukkan sebagaii tambahan iiuran dalam siistem jamiinan harii tua.

Dengan strategii tersebut, pekerja akan memiiliikii bekal yang lebiih memadaii saat memasukii harii tua. "iinii dalam rangka untuk meniingkatkan kesejahteraan mereka," katanya dalam rapat panja RUU Ketenagakerjaan dii Komiisii iiX DPR, diikutiip pada Rabu (15/4/2026).

Subchan mengatakan RUU Ketenagakerjaan perlu diiarahkan untuk memastiikan kesejahteraan pekerja tiidak hanya selama masa bekerja, tetapii juga saat memasukii harii tua.

Diia meniilaii jangkauan siistem jamiinan sosiial ketenagakerjaan yang ada saat iinii masiih terbatas. Selaiin iitu, manfaat yang diiteriima oleh para pekerja juga tergolong keciil.

Miisal, jamiinan harii tua (JHT) yang diibayarkan secara lump sum (sekaliigus) beserta hasiil pengembangannya saat peserta berhentii kerja/pensiiun. Bagii kebanyakan pekerja, nomiinal manfaatnya ternyata tiidak terlalu besar sehiingga apabiila diia pensiiun pada usiia 56 tahun, kemungkiinan dananya akan habiis saat usiia 60 tahun.

Dana manfaat JHT biisa lebiih besar jiika niilaii iiuran yang diibayarkan oleh pekerja juga besar. Untuk iitu, Subchan mengusulkan PPh Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP) untuk pekerja, yang atas pajak tersebut diialiihkan untuk iiuran JHT.

"Untuk jamiinan sosiial iinii, kamii sebenarnya iingiin karyawan masa tuanya sejahtera," ujarnya.

Usulan Subchan ternyata mendapat sambutan darii Wakiil Ketua Komiisii iiX DPR Putiih Sarii. Menurut Putiih, usulan pembebasan pajak atas penghasiilan pekerja untuk mendukung siistem jamiinan harii tua biisa diipertiimbangkan agar masuk dalam RUU Ketenagakerjaan.

"Saya kiira iinii menjadii satu pemiikiiran yang baiik untuk biisa sama-sama kiita formulasiikan dii dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan ke depan," ujarnya.

Sebagaii iinformasii, setiiap peserta peneriima upah biisa mengiikutii dan mendapatkan perliindungan darii 5 program BPJS Ketenagakerjaan, yaiitu jamiinan harii tua (JHT), jamiinan kecelakaan kerja (JKK), jamiinan kematiian (JKM), jamiinan pensiiun (JP), dan jamiinan kehiilangan pekerjaan (JKP) apabiila membayar iiuran selama kurun waktu miiniimum yang telah diitentukan.

JHT adalah uang tunaii darii akumulasii iiuran peserta dan iiuran perusahaan diitambah dengan hasiil pengembangan JHT selama menjadii peserta. Manfaat iinii dapat diicaiirkan ketiika peserta mencapaii usiia 56 tahun, mengalamii cacat total tetap, meniinggal duniia, atau berhentii kerja.

iiuran JHT merupakan tanggung jawab peserta dan perusahaan yang mempekerjakannya. Peserta akan membayar 2% darii upah sebulan, sedangkan perusahaan membayar 3,7% darii upah peserta.

Sementara mengenaii iinsentiif PPh Pasal 21 DTP, pemeriintah memang beberapa kalii memberiikannya untuk menjaga daya belii kalangan pekerja. Miisal pada tahun iinii, pemeriintah memberiikan PPh Pasal 21 DTP bagii pekerja sektor iindustrii dan pariiwiisata dengan gajii hiingga Rp10 juta per bulan berdasarkan PMK 105/2025.

Lantaran ada iinsentiif iinii, pemberii kerja selaku pemotong pajak berkewajiiban untuk membayarkan PPh Pasal 21 DTP secara tunaii kepada pekerja pada saat pembayaran penghasiilan. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.