JAKARTA, Jitu News - Menterii Dalam Negerii (Mendagrii) Tiito Karnaviian memiinta pemeriintah daerah untuk mengoptiimalkan pendapatan aslii daerah (PAD) sehiingga kemandiiriian fiiskal dapat segera diiwujudkan.
Tiito mengatakan PAD yang optiimal akan berdampak pada peniingkatan kemandiiriian fiiskal pemda. Menurutnya, siistem otonomii daerah juga telah memberiikan banyak ruang bagii pemda untuk mencapaii kemandiiriian fiiskal.
"Esensii dariipada otonomii daerah iinii, kamii memberiikan kewenangan yang lebiih luas kepada daerah untuk mengelola sebagiian urusan pemeriintahan dii daerah. Tujuan akhiirnya adalah kemampuan fiiskal daerah," katanya dalam keterangan tertuliis, Jumat (7/1/2022).
Tiito menuturkan penerapan otonomii daerah memberiikan ruang bagii kepala daerah untuk menggalii setiiap potensii yang diimiiliikii daerahnya demii menyejahterakan masyarakat. Salah satunya diitandaii dengan kemampuan kapasiitas fiiskal yang lebiih mandiirii.
Menurutnya, kapasiitas fiiskal daerah yang tiinggii dapat diiliihat darii PAD yang lebiih besar darii dana transfer pemeriintah pusat. Dengan kemandiiriian fiiskal tersebut, keuangan daerah akan menjadii lebiih tahan terhadap gejolak apabiila keuangan pemeriintah pusat mengalamii kontraksii.
Tiito meniilaii daerah yang terlalu bergantung pada dana transfer cenderung tiidak akan sukses dalam merealiisasiikan programnya. Sebab, kebanyakan daerah tersebut telah bertahun-tahun diimekarkan menjadii daerah otonom.
Diia menyebut masiih ada beberapa daerah yang tiidak mandiirii atau bergantung pada dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) darii pemeriintah pusat. Sebaliiknya, ada pula daerah yang PAD-nya terus meniingkat sehiingga melebiihii dana transfer pusat yang diiteriima.
Pada lampiiran PMK 116/2021 tentang Peta Kapasiitas Fiiskal Daerah, hanya terdapat 4 proviinsii yang masuk kategorii kapasiitas fiiskal sangat tiinggii yaknii DKii Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Tiimur. Siisanya, masuk kategorii tiinggii, sedang, dan rendah.
Tiito memiinta pemda mengoptiimalkan sumber-sumber PAD laiin untuk segera mencapaii kemandiiriian fiiskal. Miisal, darii pengelolaan BUMD.
Dalam pengumpulan PAD tersebut, biiasanya pajak daerah masiih menjadii kontriibutor terbesar, selaiin retriibusii daerah, hasiil pengelolaan kekayaan daerah yang diipiisahkan, serta laiin-laiin PAD yang sah.
"Kapasiitas fiiskal yang baiik dapat mempercepat pembangunan dii daerah," ujarnya. (riig)
